news
OPINI
Barcelona Besar Bukan hanya karena Messi
27 August 2020 14:22 WIB
berita
KETIKA melihat Real Madrid mampu meraih empat gelar Liga Champions dalam lima tahun terahir, saat itu pula menimbulkan pertanyaan bagi Lionel Messi. Bagaimana dengan Barcelona?

Carles Puyol, Xavi Hernandez, dan Andres Iniesta, mereka memang harus pergi tapi Barcelona terlihat tidak mampu membangun kembali kekuatan tim ini.




Baca Juga :
- Bawa Barcelona ke 16 Besar Liga Champions, Oscar Mingueza Sudah Pantas Gantikan Peran Gerard Pique
- Pelatih Barcelona, Ronald Koeman Curhat kepada Pelatih Dynamo Kiev setelah Laga Berakhir


Saat klub Katalunya ini menjual Neymar, mereka juga terkesan membuang-buang momentum setelah mendapatkan pemasukan 222 juta euro dari transfer tersebut.

Selalu ada sebelum dan selanjutnya dalam sepak bola.


Baca Juga :
- Ronald Koeman: Kami Melihat Tim Kelaparan
- Tanpa Messi Barcelona Obok-obok Dynamo Kyiv 4-0


Setelah sebelumnya melihat Lionel Messi dengan kostum Barcelona menggiring bola, mencetak gol, tendangan bebas.

Messi membuat pemain bernomor 10 lainnya bukanlah tandingan. Kemampuannya yang sangat spesial, statusnya sebagai pemain yang hanya mengenal satu klub, kisahnya yang dari Argentina ke Barcelona dalam usia dini, serta gol, assist, momen.

Tidak ada pemain yang seperti Messi. Ini pula yang membuat Messi menjadi sangat istimewa dalam sepak bola. Ketika Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid, kegemparannya tidak sehebat seperti saat ini ketika Messi akan meninggalkan Barcelona.

Ini memang bukan kali pertama kepergian seorang pemain menimbulkan reaksi yang begitu besar bagi suporter. Situasi ini pernah terjadi ketika Roberto Baggio meninggalkan Fiorentina untuk bergabung ke Juventus.

Hanya, perbedaannya ketika itu dibumbui sentimen bahwa Baggio, bintang yang sangat mereka cintai, bergabung ke klub rival mereka yaitu Juventus.

Sedangkan Messi tidak seperti itu situasinya. Jika kepergian Messi hanya dilihat hubungan yang sangat indah antara dirinya dan Barcelona, tentu saja sangat menyakitkan, khususnya bagi suporter.

Bagaimana mereka hidup tanpa Messi? Bagaimana mereka kini tidak lagi memiliki status “Klub Messi”. Bagi setiap fan Los Azulgrana, Messi adalah segala-galanya. Dalam sepak bola, Messi adalah kegembiraan.

Barcelona kini bukan lagi tim yang khas, sama seperti halnya Real Madrid, Liverpool, Manchester United, Bayern Muenchen, atau klub besar lainnya.

Ada momen yang memunculkan istilah atau penilaian Messidependencia. Ketergantungan kepada Messi.

Barcelona akan memasuki priode negatif dari efek tanpa Messi. Namun, mereka adalah Mes Que un Club yang berarti Barcelona lebih daripada sekadar klub sepak bola. Mantra itu memang berbau politik yang terkait dengan Katalunya.

Kalimat tersebut juga memiliki makna bahwa mereka bukanlah sekadar klub yang kuat karena deretan pemain bintang dunia. Mereka memiliki struktur regenerasi yang sangat kuat dengan La Masia.

Ya, ini memang jalan yang gelap bagi Barcelona. Sepak bola akan melihat apa yang akan terjadi kepada Barcelona sedangkan dunia tidak akan merasa kehilangan Messi.

Sementara Messi akan terus bermain seperti biasa, dengan “sihir” dari imaginasi yang mengalir ke kakinya. Dengan kostum yang berbeda tentunya.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat