news
LIGA CHAMPIONS
Terinspirasi Bintang NBA, Serge Gnabry Jelaskan Maksud Selebrasi Golnya dalam Kemenangan Muenchen atas Lyon
20 August 2020 13:53 WIB
berita
Serge Gnabry dan James Harden - TopSkor/Istimewa
LISBON - Serge Gnabry menjadi salah satu bintang saat Bayern Muenchen menghajar Olympique Lyon 3-0 pada semifinal Liga Champions di Da Luz, Rabu (19/8).

Winger 25 tahun ini menyumbangkan dua gol untuk membantu Die Bayern lolos ke final kompetisi Eropa itu untuk kali pertama sejak 2013.




Baca Juga :
- Teriakan Thomas Mueller bahwa Atletico Tim yang Paling Brutal di Dunia Menarik Perhatian di Stadion Allianz Arena
- Bersama Thomas Mueller, Muenchen Tidak Terkalahkan dalam 18 Laga Beruntun di Liga Champions, Atletico Target Selanjutnya


Gnabry merayakan gol-gol tersebut dengan selebrasi khasnya dengan memperagakan gerakan orang yang sedang memasak dan mengaduk adonan.

Pemain tim nasional Jerman itu mengungkapkan bahwa selebrasi tersebut terinspirasi dari salah seorang bintang bola basket NBA yang merupakan pemain idolanya.


Baca Juga :
- KDRT Mantan Pacar, Jerome Boateng Menghadapi Hukuman 5 Tahun Penjara
- Choupo Moting Bawa Muenchen Menang di Piala Jerman, Tandai Debut dengan Dua Gol


Gnabry memang penggemar berat bola basket dan dia secara rutin menyaksikan pertandingan-pertandingan NBA dan shooting guard Houston Rockets, James Harden, adalah pemain favoritnya.

“Ada sebuah video di YouTube yang menampilkan dia melakukan selebrasi dengan gerakan mengaduk masakan, kalau saya tidak salah, usai membuat buzzer-beater (mencetak angka pada detik-detik terakhir) dan memenangi pertandingan,” ujar Gnabry kepada fcbayern.tv.

“Jadi, dia seperti sedang memasang dan mengaduk, dan itulah selebrasinya.”

Setelah melihat selebrasi yang dilakukan Harden, Gnabry menjadi tertarik untuk melakukan hal yang sama meski mereka memainkan cabang olahraga yang berbeda.

“Saya pikir kita bisa menyamakan buzzer-beater atau skor yang memenangi pertandingan di bola basket dengan gol yang dicetak dalam sepak bola karena dalam sepak bola kami tidak mencetak banyak angka seperti di bola basket,” ujar Gnabry.

“Jadi, saya pikir ada kesamaan dan dia adalah pemain ofensif yang sangat bagus. Saya juga pemain ofensif. Jadi, saya berpikir seperti itu.”

Mantan pemain VfB Stuttgart, Arsenal, Werder Bremen, dan TSG Hoffenheim ini mulai melakukan selebrasi itu pada salah satu pertandingan terbesar di Bundesliga. Tepatnya usai mencetak gol dalam kemenangan 5-0 Muenchen atas Borussia Dortmund pada Der Klassiker di musim 2018/19 yang merupakan musim pertamanya memenangi gelar itu bersama Die Bayern.

Gnabry pun terus melakukan selebrasi khas tersebut hingga saat ini dan produktivitasnya yang cukup tinggi membuat dirinya bisa mengulang aksi memasak tersebut sebanyak 12 kali di Bundesliga musim ini.

R
Penulis
Rijal Al Furqon