news
LIGA INTERNASIONAL
Pandemi Covid-19 Belum Melandai, AFC Indikasikan Menunda Lagi Kelanjutan Piala AFC
19 August 2020 20:03 WIB
berita
Penyerang Bali United Melvin Platje (tengah) melakukan selebrasi, saat jumpa Tampines Rovers di Stadion Jalan Besar, Singapura, 14 Januari 2020 -- Media Bali United
KUALA LUMPUR – Lanjutan penyisihan grup Piala AFC 2020 zona ASEAN yang sebelumnya direncanakan bergulir 23 September mendatang, kembali terancam ditunda.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) rupanya masih belum yakin atas kelanjutan kompetisi kasta kedua Asia ini.




Baca Juga :
- Bangun Stadion di 10 Kota untuk Piala Asia 2023, Cina Punya Misi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
- Bek Bali United Menyoroti Para Pemain Muda yang Sedang Trial di Tim Serdadu Tridatu


Hal ini tentu terkait situasi pandemi Covid-19 di sejumlah negara Asia belum menunjukkan tanda-tanda perkembangan signifikan.

Dilansir dari laman VFF, Rabu (19/8/2020), Ketua Komite Kompetisi AFC yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden AFF Tran Quoc Tuan mengatakan perkembangan terbaru pandemi Covid-19 di Asia membuat komite harus memutar otak.


Baca Juga :
- Stadion Mattoangin Makassar Mulai Dibongkar
- Boaz Solossa Tertinggal Jauh dari Chan Siu-ki dalam Voting Gol Terbaik AFC, Butuh Dukungan Netizen Indonesia


Awalnya, AFC telah merilis jadwal terbaru lanjutan Piala AFC dengan format memusatkan tempat pertandingan di negara yang dianggap lebih aman dari penularan virus berbahaya tersebut.

Namun, seiring berjalannya waktu, perkembangan pandemi belum menunjukkan tanda-tanda telah terkontrol di sejumlah negara. Serta, adanya batasan-batasan keluar masuk suatu negara.

"Ketika pandemi menunjukkan tanda-tanda dapat diatasi, AFC melakukan penyesuaian dan memutuskan melanjutkan kompetisi dengan sistem yang tersentralisasi di negara masing-masing grup," ujar Tran Quoc Tuan.

"Akan tetapi pandemi mengalami perkembangan terbaru yang membuat pertandingan sulit digelar. Hal itu disebabkan karena terbatasnya pergerakan antarnegara, penerbangan, tes kesehatan, dan penerapan karantina. Jadi rencana menggulirkan kompetisi sepertinya tidak berjalan mulus," ia menambahkan.

Meski demikian, ditegaskan pria asal Vietnam itu, sampai saat ini AFC belum mengambil keputusan apakah tetap melanjutkan Piala AFC sesuai jadwal atau tidak.

Mereka akan terus memantau perkembangan pandemi virus corona dan mencari solusi yang bisa diterima oleh seluruh pihak.

"Pandemi Covid-19 menyebabkan kesulitan dan kesusahan di seluruh dunia, termasuk sektor sepak bola. Anggota AFC sedang mendiskusikan masalah ini, dan memberikan ide untuk mencari solusi tepat di tengah situasi seperti sekarang," kata dia.

Sebelumnya, AFC telah merilis jadwal terbaru soal kelanjutan Piala AFC. Grup A, B, dan C akan digelar di Kuwait dan Yordania, kemudian Grup E berlangsung di Maladewa.

Sementara Grup F dan G yang merupakan zona ASEAN diproyeksikan digelar di Vietnam. Ini lantaran Vietnam dianggap sebagai negara yang paling sukses meredam lonjakan virus corona, meski belakangan kasusnya meningkat lagi.  

Bali United yang masuk di Grup G akan melangsungkan pertandingan di markas Than Quang Ninh (Vietnam) pada 23 hingga 29 September.

Sedangkan di Grup H wakil Indonesia lainnya, PSM Makassar, bakal menghadapi Kaya Iloilo (Filipina) pada 23 September, namun lokasinya masih tentatif. Adapun sisanya, AFC belum memutuskan dan masih memantau perkembangan Covid-19.*05

 

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id