news
LIGA 1
Bergabung dengan Persib Zulham Langsung Digojlok Fisiknya Disuruh Lari Terus
14 August 2020 13:26 WIB
berita
Sejak pertama kali bergabung dengan Persib, Zulham selalu digojlok Fisiknya/Foto Ady Sesotya
BANDUNG -- Zulham Zamrun akhirnya muncul di latihan wajib yang digelar Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (14/8/2020).

Zulham jadi pemain lokal terakhir yang bergabung dengan tim. Dua pemain lainnya Febri Hariyadi dan Beckham Putra Nugraha masih terlibat dengan timnas.




Baca Juga :
- Sejarah Hari Ini: Deramatis, Main dengan Emosi Tinggi Persib Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2015
- Robert Alberte Akui Tidak Ada Keuntungan Tampil Perdana di Laga Tandang Tanpa Penonton


Zulham mengaku gembira bisa kembali berlatih bersama. Meski dia terlambat bergabung karena urusan keluarga.

"Ya, saya senang kembali ke Persib. Meski langsung dikasi lari dan lari terus. Cukup melelahkan juga," kata Zulham pada wartawan lewat video zoom.


Baca Juga :
- Inilah Hasil Swab Test Covid-19 Persiraja yang Dilakukan kepada 28 Pemain dan 12 Ofisial
- Dua Pemain Asing Persela Belum Pulih, Marquinhos Butuh Istirahat Tiga Hari


"Sama seperti saat saya kali pertama bergabung dengan Persi. Dikasi lari terus. Sepertinya berjodoh dengan lari," pria kelahiran Ternate, 19 Februari 1988 menambahkan.

Tapi digenjot dengan latihan lari, buatnya, bukan persoalan berat. Dia bisa mengerti dan menjalaninya secara profesional.

Melulu karena hajatan Liga 1 sudah di depan mata. Masa persiapan tim tinggal enam pekan lagi, sebelum kick off 1 Oktober 2020.

Selain itu, lanjutan kompetisi Liga 1 nanti banyak klub-klub yang berubah. Banyak yang mengganti pelatih kepala. Dan berimbas pada performa yang  berbeda.

"Itu harus diwaspadai meski persiapan timnya tidak sebagus sebelum pandemi covud-19 menyerang," ungkap Zulham.

"Terlebih semua kontestan bermain di tempat netral. Karena tidak ada pendukung fanatiknya. Ini bisa melecut semangat tempur tim," pemain yang didaratkan dari PSM Makassar menuturkan.

Zulham melihat kompetisi di tengah pandemi covid-19 masih sangat menarik. Dan tetap merangsang klub untuk menghamparkan prestasi terbaik.

Apalagi ketika tim dengan tradisi juara bertemu di tengah lapangan. Aura pertandingannya bakal berbeda. Atmosfernya tetap panas.

"Saya pribadi misalnya, sangat ingin membobol gawang Persipura dan PSM. Karena kedua tim tersebut belum pernah saya jebol gawangnya," ucap pemilik 15 caps bersama timnas Indonesia.

Satu-satunya elemen yang membuat kompetisi kasta tertinggi di Indonesia sedikit kurang panas atmosfernya, menurut Zulham, dihilangkannya degradasi.

"Mungkin akan ada yang berjalan seru, khususnya untuk bentrok tim yang ingin menjadi juara liga musim ini," cerita Zulham.

"Sebaliknya laga kurang gereget jika klub-klub papan bawah hanya sekedar bertanding. Masa bodoh karena tidak akan degradasi," Zulham memungkasi.*Dani Wihara/02

news
Penulis
Dani Wihara
tukang tulas tulis persib bandung