news
LIGA 1
Ketika Anang Ma'ruf Dipanggil dengan Nama Mario oleh Roberto Mancini
11 August 2020 13:16 WIB
berita
Anang Ma'ruf (kiri) bersama Kas Hartadi saat Persija Glory tampil di Kota Solo, Sabtu (7/8). Topskor.id/Sri Nugroho
SOLO - Sosok Roberto Mancini salah satu legenda timnas Italia yang punya cerita tersendiri bagi mantan pemain Persebaya Surabaya, Anang Ma'ruf. Suntikan motivasi dari Roberto Mancini didapatkan langsung Anang maruf saat berkesempatan belajar di tim Sampdoria pada 1995 silam.

Saat ditemui Topskor.id di Kota Solo pada akhir pekan lalu, Anang Ma'ruf bercerita tentang kiprah masa lalunya di Negeri Pizza saat menimba ilmu bersama tim Primavera tahun 1995 silam.




Baca Juga :
- RESMI: Antonio Candreva Gabung Sampdoria
- Aji Santoso Sudah Komunikasi Langsung dengan Striker Persebaya David Da Silva, Begini Hasilnya


Dan diantara lebih dari 20 pemain yang ada di PSSI Primavera, ada tiga pemain yang berkesempatan menjadi pemain tamu atau lebih dikenal sebagai pemain trial di klub Liga Italia Serie A saat itu, Sampdoria.

“Selain Kurniawan Dwi Yulianto dan Kurnia Sandy, saya menjadi pemain terakhir di tim Primavera yang dapat kesempatan berharga untuk menjadi pemain tamu di Sampdoria yang saat itu dipimpin pelatih Sven Goran Erikson,” kata Anang Ma'ruf.


Baca Juga :
- Preview Timnas U-19 vs Bosnia: Andre Oktaviansyah, M Kanu, dan Jack Brown Berpeluang Diturunkan
- Valentino Rossi Dikontrak Tim MotoGP Malaysia, tapi Dua Mekaniknya Tak Bisa Ikut


Bahkan bersama Sampdoria, Anang Ma'ruf berkesempatan menjalani laga pramusim di dua negara Asia yakni Cina dan Hong Kong. Dan laga pramusim di Hong Kong saat itu, meninggalkan cerita yang masih dikenang oleh Anang.

“Waktu itu usia saya masih 19 tahun. Di bandara di Hong Kong saat Sampdoria usai menjalani laga pramusim, saya dipanggil oleh salah satu pemain yang begitu terkenal yakni Roberto Mancini,” kata pria yang musim 2019 lalu menjadi pelatih Bhayangkara FC U-16 itu.

Dia ingat benar apa yang menjadi pembicaraan saat itu. “Yang pertama adalah nama panggilan yang diberikan pada saya. Karena orang Italia tak bisa menyebut kata Ma’ruf, maka mereka memberi nama panggilan sendiri untuk saya yakni Mario. Mario adalah nama panggilan saya saat itu.hahaha,” ucap Anang Ma'ruf sambil tertawa.

Roberto Mancini di momen itu menyampaikan pesan yang begitu diingat selama karier Anang Ma'ruf sebagai pemain profesional. “Saya yakin saat kamu kembali ke Indonesia, kamu akan jadi pemain top. Tetaplah giat berlatih dan jangan pernah sombong,” kata dia menirukan ucapan yang disampaikan Roberto Mancini.

Dan momen ini dikatakan Anang Ma'ruf menjadi salah satu momen paling diingatnya selama sekitar tiga bulan bergabung bersama tim Sampdoria dimana saat itu bertabur pemain bintang macam Roberto Mancini, Walter Zenga, Sinisa Mihajlovic, Christian Karembeu hingga Encrico Chiesa.* Sri Nugroho/01

news
Penulis
Sri Nugroho
Penulis adalah penggila sepak bola nasional dan seorang Milanisti. Fotografi dan dunia olahraga menjadi teman keseharian. Penulis juga pecinta kucing dan ikan koi.