news
BULUTANGKIS
Malaysia Jadikan Indonesia Rival Utama, tapi Tetap Tidak Meremehkan Tim Eropa
09 August 2020 10:18 WIB
berita
Mengalahkan Kevin Sanjaya Sukamuljo dan kawan-kawan di penyisihan adalah langkah utama tim Thomas Malaysia untuk juara grup/ Foto Badminton Indonesia
DIREKTUR kepelatihan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Wong Choong Hann, mengatakan bahwa ada beberapa rival berat yang harus ditaklukkan Lee Zii Jia dan kawan-kawan untuk lolos ke perempat final Thomas dan Uber Cup 2020. Salah satunya Indonesia.

"Jika melihat hasil undian, maka Indonesia akan menjadi tantangan terbesar untuk fase grup Thomas Cup," ujar Wong Choong Han dilansir dari NST.




Baca Juga :
- Preview Timnas U-19 vs Bosnia: Andre Oktaviansyah, M Kanu, dan Jack Brown Berpeluang Diturunkan
- Valentino Rossi Dikontrak Tim MotoGP Malaysia, tapi Dua Mekaniknya Tak Bisa Ikut


"Kemudian untuk tim Uber, kami bertemu Korea Selatan (Korsel) dan Indonesia."

Wong menyebutkan bahwa tim nasional Malaysia memiliki cukup amunisi yang sepadan dengan kedua rival tersebut, terutama Indonesia.


Baca Juga :
- Selamat! Liliyana Natsir Dinobatkan sebagai Pebulu Tangkis Putri Terbaik dalam Satu Dekade oleh BWF
- Bek Kiri Timnas U-19 Pratama Arhan Bocorkan Rahasia Bisa Punya Lemparan Maut


"Dalam hal persiapan, mereka (Indonesia) mungkin mulai duluan tetapi kami tidak terlalu tertinggal," kata Wong Choong Han.

"Target utama kami di Thomas Cup adalah juara grup. Saya juga akan berbangga jika tim putri juga bisa di top 2," ujar Wong Choong Han melanjutkan.

Meskipun menetapkan Indonesia rival utama, Malaysia tetap tidak akan menganggap remeh para rival Eropa.

Kepala pelatih tunggal putra Malaysia, Hendrawan, mengatakan bahwa Inggris dan Belanda masih berpeluang membuat kejutan untuk Thomas Cup.

"Di atas kertas memang menguntungkan kami. Namun, yang terpenting adalah harus kalahkan Inggris dan Belanda," ujar pelatih asal Indonesia tersebut.

"Kami harus memikirkannya selangkah demi selangkah dan merencanakan (dengan matang) di setiap laga."

Hendrawan mengakui bahwa mengalahkan Kevin Sanjaya Sukamuljo dan kawan-kawan di penyisihan adalah langkah utama tim Thomas Malaysia untuk juara grup.

Jika itu bisa dilakukan, langkah di semifinal Thomas Cup 2020 akan mudah.

"Perempat final akan lebih mudah untuk kami jika bisa mengalahkan Indonesia dan memenangi laga lainnya. Daripada finis sebagai runner-up grup," Hendrawan menuturkan.

"Kami harus memberikan yang terbaik karena Thomas Cup adalah ajang besar."

Thomas dan Uber Cup 2020 akan berlangsung pada 3-11 Oktober di Aarhus, Denmark.

Tim putra Malaysia tergabung di Grup A bersama Indonesia sebagai unggulan pertama, Inggris, dan Belanda.

Sedangkan, tim Uber Negeri Jiran berada di Grup B bersama unggulan ketiga Korea Selatan, serta Indonesia dan Australia.*ANY HIDAYATI

R
Penulis
Rizki Haerullah