news
LIGA 1
Borneo FC Jaga Tradisi sebagai Klub Pemasok Kiper-kiper Berkualitas
05 August 2020 10:10 WIB
berita
Pelatih Kiper Borneo FC, Carlos Salomao (tengah) bersama empat kiper tim untuk mengarungi Liga 1 2020. - Dok. Media Borneo FC
SAMARINDA -- Borneo FC diyakini bakal meneruskan "tradisi" mencetak penjaga gawang Indonesia yang berkualitas tinggi.

Dalam beberapa tahun terakhir Borneo FC memang terbilang menonjol "memproduksi" kiper Tanah Air yang tangguh.




Baca Juga :
- IPW Imbau Polri Tidak Keluarkan Izin Penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2
- PSSI Komentari Keberhasilan Widodo C Putro Dianugerahi Gol Terbaik Piala Asia


Muhammad Ridho dan Nadeo Argawinata menjadi sorotan setelah tampil impresif hingga jadi bagian timnas Indonesia.

Kegemilangan di Borneo FC pun membuat keduanya diminati klub lain. Kini mereka bermain di Madura United dan Bali United.


Baca Juga :
- Shin Tae Yong Larang Pemain Timnas U-19 Makan Pedas dan Gorengan
- Polri Dukung Penuh Liga 1, ‘Semoga Memicu Hal Positif’


"Tradisi" mencetak kiper Indonesia yang berkualitas pun diyakini akan terus berlanjut, melihat sumber daya yang ada.

Pelatih Kiper Borneo FC, Carlos Salomao menyebut empat penjaga gawangnya saat ini punya kualitas permainan yang baik.

Mereka adalah Diky Indrayana, Gianluca Pandeynuwu, Muhammad Zulfikri, dan Muhammad Rizki untuk mengarungi Liga 1 2020.

"Tahun lalu dia sudah ada di klub. Gianluca merupakan kiper dengan performa yang hebat saat pertandingan," kata Salomao.

"Sebagai penjaga gawang, dia punya masa depan yang cerah," sang pelatih menambahkan soal kiper utama timnya itu dilansir dari laman resmi klub.

Untuk Diky, memang sama sekali belum tampil bersama Borneo FC, tapi dinilai Salomao bakal memiliki kesampatan main.

"(Zulfikri) Sudah banyak perkembangan untuk menjadi kiper yang hebat. Dia memiliki masa depan yang menjanjikan," ia melanjutkan.

Terakhir, Salomao menyebut Rizki sebagai penjaga gawang yang punya kemauan besar untuk terus belajar dan berkembang sebagai kiper profesional.

"Saat ini iya, Gianluca memulai pertandingan dengan baik dan itu membuatnya tetap bermain," ucap Salomao.

"Tapi, semua keputusan dibuat oleh pelatih dan kami selalu berbicara dengan komite teknik untuk membuat keputusan," ia memungkasi.*04

T
Penulis
Taufani Rahmanda