news
UMUM
Terkait Isu Ada Pemain Timnas Reaktif Covid-19, Pengelola Hotel Fairmont Diminta Bungkam oleh PSSI
04 August 2020 17:05 WIB
berita
Pemain timnas Indonesia U-19 bercengkerma di Hotel Fairmont, Jakarta, 23 Juli 2020. - Media PSSI
JAKARTA -- Pengelola Hotel Fairmont dilarang berbicara kepada media oleh PSSI terkait pemain timnas Indonesia yang sedang menginap.

Timnas Indonesia U-19 dan senior memang hendak melakukan pemusatan latihan yang diagendakan di Jakarta, 23 Juli-8 Agustus 2020.




Baca Juga :
- Bola Jumat Keramat: Nantikan! Klaster Covid-19 Liga 1 Bahayakan Piala Dunia U-20
- Preview Timnas U-19 vs Bosnia: Andre Oktaviansyah, M Kanu, dan Jack Brown Berpeluang Diturunkan


Banyak hal telah terjadi sejak para pemain timnas Indonesia di dua kelompok usia itu berkumpul pada 23 Juli 2020 di Hotel Fairmont.

Dari mulai tes kesehatan yang diisukan ada pemain yang reaktif Covid-19 hingga latihan yang tak kunjung mulai hingga mendekati tenggat.


Baca Juga :
- Robert Rene Alberts Ajak Bobotoh Dukung Persib dari Rumah
- PSSI Komentari Keberhasilan Widodo C Putro Dianugerahi Gol Terbaik Piala Asia


Karena itu Topskor.id coba menghubungi pengelola Hotel Fairmont terkait sewa yang dilakukan PSSI untuk timnas Indonesia U-19 dan senior.

Namun sebelum bertanya lebih jauh, yang niatnya perihal apakah ada penjelasan PSSI soal isu pemain reaktif Covid-19 dan servis hotel untuk makan pemain.

Pengelola hotel lekas menolak panggilan yang ingin dilakukan Topskor.id dan menyebut bahwa mereka dilarang PSSI untuk bicara ke media.

"Mohon maaf sebelumnya asper marketing manager dan PIC dari PSSI," kata Duty Manager Hotel Fairmont, Yuliady Abdul Rahman ke Topskor.id via pesan singkat, Selasa (4/8/2020).

"Di sini PSSI sebagai tamu kita dan kita tidak diberikan wewenang untuk membicarakan perihal yang terkait dengan PSSI ke pada rekan-rekan media," ia menambahkan.

"Dengan kata lain juga masih belum diperbolehkan (bicara ke Topskor.id). PSSI meminta agar dapat langsung menghubungi PSSI terkait pertanyaan yang Mas tanyakan," demikian tulis Yuliady.

Adapun pada pemusatan latihan Juli-Agustus 2020 ini, PSSI melakukan perubahan terkait fasilitas yang diberikan untuk peserta training center (TC).

Para pemain timnas Indonesia U-19 dan senior tak lagi ditempatkan di Hotel Sultan, tetapi di Hotel Fairmont yang punya tarif sewa kamar lebih mahal.

"Mohon maaf sekali lagi, belum bisa membantu (Topskor.id) dalam hal ini. Pasti akan kita bantu kalau memang sudah diizinkan," Yuliady memungkasi pesannya.

Sementara itu terkait belum dimualinya latihan, PSSI dalam keterangan media menyebut itu karena menunggu hasil swab test dan keinginan pelatih kepala Shin Tae Yong.*05

T
Penulis
Taufani Rahmanda