news
TOP FEATURE FOOTBALL
Pendahulunya Dembele, Inilah Pemain Bintang yang Gampang Cedera, Lembek kayak Mentega
04 August 2020 11:54 WIB
berita
Marco Van Basten saat membela AC Milan. -TopSkor.Id/Istimewa-
KONDISI yang dialami Ousmane Dembele bisa dikatakan malapetaka bagi semua pesepak bola di seluruh dunia yaitu cedera rutin dan berkepanjangan. Dembele tentu tak mau punya masalah berulang pada fisiknya tapi takdir menyuratkan demikian. Padahal, usianya masih muda dan kemampuannya jauh di atas rata-rata.

Dembele seperti jadi sejarah yang berulang karena ketentuan takdir. Di masa lalu, ada banyak pemain macam Dembele. Usia puncak karier dan berkemampuan tinggi tapi rentan cedera. Media di Eropa menyebutnya pemain lembek kayak mentega. Sedikit-sedikit cedera parah dan panjang.




Baca Juga :
- Roman Abramovich Siapkan Shevchenko sebagai Pengganti Lampard di Chelsea
- Preview Chelsea vs Manchester City: 7 Positif Covid, Lampard Lakukan Perubahan


Bisa disebutkan beberapa pendahulu Dembele dari masa lalu. Adalah Vicente Rodriguez, bek saya Valencia yang beroperasi di sisi kiri lapangan. Saat dia bugar, sebutan bek kiri terbaik di dunia layak disandangnya tapi cedera berulang membuat karier Rodriguez seperti opera sabun.

Kariernya pun meredup hingga pensiun pada 2013 di usia 32 tahun dengan klub terakhirnya adalah Brighton & Hove Albion. Lalu, di Spanyol ada Patrick Ebert, winger asal Jerman yang punya kemampuan mengolah bola yang luar biasa. Masalahnya, Ebert langganan cedera otot.


Baca Juga :
- Jose Mourinho vs Frank Lampard, antara Cinta dan Benci: Persahabatan Keduanya Telah Berakhir pada 2014 Silam
- Menpora Zainudin Amali: Jangan Sampai Penonton Piala Dunia Kecopetan


Mirip-mirip dengan Ebert adalah jagoan asal Belanda yaitu Arjen Robben. Masalahnya selalu di otot meski sosok Robben sangat ditakuti karena kelincahannya di lapangan. Tak ada yang menyangkal jika Robben saat itu disemati sebutan winger kanan terbaik di dunia. Robben pensiun pada 2019 tapi main lagi dan bergabung ke FC Groningen pada 2020.

Lebih jadul lagi ada Robert Prosinecki yang pada 1992 atau dalam periode sembilan bulan mengalami lima kali cedera. Talenta hebat tapi lebih sering bertemu dokter daripada pelatih dan rekan setim. Lebih memalukan lagi tentu saja Jonathan Woodgate. Ini salah satu bek tengah terbaik asal Inggris.

Dia diboyong Real Madrid tapi hanya untuk numpang dirawat. Sejak 2004-2007, Woodgate hanya tampil 10 kali dengan dua gol bunuh diri. Mayoritas dia bertanding sendiri lawan cederanya dan sering kalah. Ada pula Ludovic Delporte, mantan pemain Osasuna yang mengalami 19 kali cedera pada 2006-2010.

Di atas itu semua, tentu saja harus disebutkan Marco Van Basten. Ini pemain paling hebat yang paling banyak kena cedera. Utamanya di bagian engkel. Padahal, keberadaannya sangat dinantikan tim mana pun dia bermain.*

D
Penulis
Dedhi Purnomo
BarC4!