news
UMUM
Satia Bagdja Tutup Usia, PSSI dan Indonesia Merasa Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik Bangsa
04 August 2020 09:45 WIB
berita
Satia Bagdja Ijatna - Dok. Media PSSI
BEKASI -- Kabar duka menyelimuti sepak bola Tanah Air. Satia Bagdja meninggal dunia pada Senin (3/8/2020) malam.

Satia Bagdja menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Hermina Grand Wisata, Tambun, Bekasi, Jawa Barat.




Baca Juga :
- Bola Jumat Keramat: Nantikan! Klaster Covid-19 Liga 1 Bahayakan Piala Dunia U-20
- Preview Timnas U-19 vs Bosnia: Andre Oktaviansyah, M Kanu, dan Jack Brown Berpeluang Diturunkan


Duka juga dirasakan PSSI atas berpulangnya Setia Bagdja yang juga mantan asisten pelatih timnas Indonesia U-23.

PSSI turut berbelasungkawa atas meninggalnya mantan pelatih timnas Indonesia Putri, Setia Bagjda Ijatna.


Baca Juga :
- Begini Protokol Olimpiade Tokyo, dari Unduh Aplikasi, Dilarang Naik Umum, hingga Deklarasi Atlet
- Robert Rene Alberts Ajak Bobotoh Dukung Persib dari Rumah


"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. PSSI ikut berduka cita atas berpulangnya mantan pelatih timnas wanita Indonesia, Satia Bagdja," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

"Semoga amal perbuatan beliau selama hidup diterima dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," ia melanjutkan, dilansir dari laman resmi PSSI.

Satia Bagdja menangani timnas Indonesia Putri pada Asian Games 2018 dan membawa timnya berada di posisi tiga Grup A.

Sementara pada Piala AFF Wanita 2018, skuad Garuda Pertiwi asuhan Satia Bagdja finis di posisi ketiga Grup B.

"PSSI dan Indonesia merasa kehilangan salah satu putra terbaik yang pernah dimiliki oleh bangsa kita dalam hal sepak bola," ucap Iriawan.

Selain menangani timnas Indonesia Putri, Satia Bagdja juga pernah menjadi asisten pelatih timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2011 dan 2013.

Almarhum juga pernah berkarier di klub, menjadi asisten pelatih Rahmad Darmawan di Persija Jakarta, Arema FC, Sriwjaya FC, dan T-Team FC Malaysia.*04

T
Penulis
Taufani Rahmanda