news
UMUM
Kiai Pondok Pesantren yang Juga Exco PSSI Pimpin Prosesi Berkurban di Askot PSSI Bandung
02 August 2020 10:35 WIB
berita
Seluruh jajaran pengurus Askot PSSi Bandung 'guyub' di Idul Adha tahun ini yang berlangsung di Sekretariat Askot PSSI Kota Bandung, Jalan Gurame, Minggu (2/8)
BANDUNG -  Keluarga Besar Asosiasi PSSI Kota Bandung (Askot) melangsungkan pemotongan hewan kurban di Sekretariat, di Jalan Gurame, Kota Bandung, Minggu pagi  (2/8).

Seekor sapi cukup untuk berbagai dengan jajaran pengurus dan anggotanya yakni 36 Persatuan Sepakbola (PS).




Baca Juga :
- Kata Dua Pencetak Gol Timnas U-16 Usai Mengalahkan POR UNI Bandung dalam Uji Coba
- Timnas Indonesia U-16 Jalani Uji Coba Ketiga, Lawannya Tim dari Bandung


"Prosesi berkurban ini selalu kami laksanakan setiap tahun. Untuk tahun ini kami kembali dengan seekor sapi. Memang tidak banyak tetapi bagi keluarga besar Askot besar maknanya untuk saling berbagi dengan sesama pengurus, anggota dan masyarakat sekitar," kata Wakil Ketua Askot Bandung, Laga Sudarmadi, menjelaskan.

Ritual pemotongan disaksikan jajaran pengurus lainnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Nono Tugiono serta Yoko Anggasurya.


Baca Juga :
- Bola Jumat Keramat: Inilah Musim Kompetisi Terbaik di Indonesia
- Borneo FC Seleksi Pelatih, Ada Luis Milla, Mario Gomez, hingga Legenda Persija


Menariknya, prosesi.pemotongan dilakukan langsung oleh salah seorang Komite Eksekutif (Exco), H. Asep Holid. 

Maklum, selain aktif di organisasi, Asep Holid juga dikenal sebagai Kiai dan pimpinan sekaligus pemilik pondok pesantren di kawasan Jalan Bojong, Cijerah Kota Bandung.

"Kami ucapkan terima kasih kepada semua pengurus khususnya kepada Ketua Umum kami, Bapak Yana Mulyana yang terus mengingatkam kami untuk selalu beribadah secara positif," Laga menambahkan.

Di sisi lain, Sekjen PSSI Askot Bandung Nono Tugiono mengatakan, bahwa prosesi berkurban di tahun ini  penuh dengan makna yang positif.

Meski tidak banyak, kata Nono, tetapi dengan seekor sapi akan mempererat tali silaturahmi dan membawa berkah di saat semua tengah dihadapi dengan kondisi pandemi saat ini.

"Dengan berkurban kami tidak melihat banyaknya berapa ekor yang kami potong, tapi kekeluargaanya bersama seluruh pengurus itulah yang kami maknai, semoga kurban di tahun ini menjadikan berkah dan semakin mempererat silaturahmi dengan semuanya, " kata Sekjen, Nono Tugiono menambahkan.*04

A
Penulis
Arief N K