news
UMUM
Rodtang Jitmuangnon Sukses Pertahankan Gelar Muay Thai ONE Championship.
02 August 2020 04:52 WIB
berita
Petarung Rodtang Jitmuangnon sukses mempertahankan gelar kelas terbang Muay Thai ONE Championship.
BANGKOK - Juara bertahan kelas terbang Muay Thai ONE Championship Rodtang Jitmuangnon sukses mempertahankan gelarnya usai menang atas Petchdam Petchyindee Academy di Bangkok, Thailand, Jumat (31/7/2020).

Dalam duel yang jadi partai puncak dalam ajang bertajuk ONE: No Surrender itu, Rodtang Jitmuangnon menang dengan keputusan mayoritas (majority decision) setelah bertarung lima ronde.




Baca Juga :
- Lakukan Persiapan Liga 1 di Brasil, Pemain Asing PSM Ganti Muay Thai dengan Bersepeda
- Begini Peringkat Petarung Seni Bela Diri Campuran, Kickboxing, dan Muay Thai


Rodtang Jitmuangnon memulai pertarungan dengan lambat. Strateginya adalah membiarkan Petcham Petchyindee menyerang untuk membaca karakter lawan dengan terus menjaga jarak.

Baru pada akhir ronde kedua, The Iron Man, julukan Rodtang, mulai menekan. Ia menyerang Petcham dengan kombinasi pukulan dan sikutan yang menjadi ciri khas petarung 23 tahun itu.


Baca Juga :
- Berlatih Muay Thai, Aksi Benzema Malah Dipertanyakan
- Mengenal Sam-A Gaiyanghadao, Petarung Legendaris dengan Ratusan Kemenangan


Pada ronde ketiga dan keempat, Rodtang makin memperlihatkan dominasinya. Sang juara bertahan terus melancarkan serangan dan membuat The Baby Shark, julukan Petcham, terdesak.

Dalam ronde kelima, jual beli serangan terjadi. Petcham mencoba tampil lebih agresif. Namun beberapa serangannya tidak mampu menghentikan tekanan yang diberikan Rodtang.

Setelah pertarungan sengit lima ronde, dua dari tiga juri menilai The Iron Man lebih unggul. Keputusan ini memastikan Rodtang tetap berstatus juara kelas terbang ONE Championship.

"Taktik saya adalah berusaha memukul lawan (Petcham) sesering mungkin dan mengantisipasi tendangan kaki kirinya. Rencana itu berhasil," ujar Rodtang seusai laga.

"Saya ingin berterima kasih kepada ONE atas kesempatan bertarung di masa pandemi Covid-19 ini. Saya sama sekali tidak lelah dan siap jika harus bertarung lagi."

Pada pertandingan lain, Petchmorakot Petchyindee Academy berhasil mengalahkan Yodsanklai IWE Fairtex dalam duel di kelas bulu Muay Thai setelah berduel dalam lima ronde.

Seperti Rodtang Jitmuangnon, Petchmorakot sukses meraih kemenangan majority decision untuk mempertahankan gelar juara kelas bulu Muay Thai ONE miliknya.

Sementara pada duel kelas bulu Kickboxing, Superbon mampu menundukkan Sitthichai Sitsongpeenong lewat kemenangan angka mutlak (unanimous decision) setelah tiga ronde.

Total ada enam laga yang digelar dalam ONE: No Surrender. Selain tiga laga di atas, digelar pula duel kelas atom mixed martial arts (MMA) putri antara Stamp Fairtex vs Sunisa Srisen.

Stamp Fairtex menang technical knock-out saat ronde pertama berjalan kurang dari empat menit. Rangkaian pukulan yang dilancarkannya secara agresif membuat Sunisa Srisen tak berkutik.

Lalu di kelas catchweight MMA, Fabricio Andrade menang submission atas Mark Fairtex Abelardo. Sedangkan di kelas terbang Muay Thai, Superlek Kiatmoo9 mengalahkan Panpayak Jitmuangnon.

Berikut hasil lengkap laga One Championship bertajuk ONE: No Surrender:

Rodtang Jitmuangnon vs Petchdam Petchyindee Academy (Kejuaraan Dunia ONE Flyweight Muay Thai)
Petchmorakot Petchyindee Academy vs Yodsanklai IWE Fairtex (Kejuaraan Dunia ONE Featherweight Muay Thai)
Sitthichai Sitsongpeenong vs Superbon (ONE Super Series Featherweight Kickboxing)
Stamp Fairtex vs Sunisa Srisen (ONE women atomweight MMA)
Mark Fairtex Abelardo vs Fabricio Andrade (ONE catchweight MMA)
Panpayak Jitmuangnon vs Superlek Kiatmoo9 (ONE Super Series Flyweight Muay Thai)

I
Penulis
Igor Hakim