news
BULUTANGKIS
Mohammad Ahsan Tegaskan Belum Mau Pensiun Usai Olimpiade Tokyo Tahun Depan
01 August 2020 22:56 WIB
berita
JAKARTA – Usia yang sudah menginjak 32 tahun tidak membuat pebulu tangkis spesialis ganda putra Mohammad Ahsan kehilangan gairah untuk bertanding.

Justru sebaliknya, Ahsan mengaku belum terpikirkan untuk gantung raket. Bahkan setelah Olimpiade Tokyo tahun depan, Ahsan masih punya keinginan untuk terus bertanding bersama tandemnya, Hendra Setiawan.




Baca Juga :
- Tiga Atlet Panahan yang Dicoret Bisa Kembali ke Pelatnas Olimpiade, Tapi Syarat Ini Harus Dipenuhi
- PB Perpani Coret Tiga Atlet Pelatnas Panahan Olimpiade Tokyo karena Tidak Kunjung Memenuhi Panggilan


"Kalau dalam waktu dekat ini belum ada pikiran ke situ (pensiun), masih mau main," kata Ahsan dalam sebuah sesi diskusi virtual, Sabtu (1/8/2020), dikutip dari Antara.

Ahsan, yang menduduki peringkat kedua dunia bersama Hendra, sangat menyukai bulu tangkis. Ia pun belum memikirkan rencana kegiatan selanjutnya jika pensiun dari cabang olahraga yang telah ia tekuni puluhan tahun ini.


Baca Juga :
- Malaysia Jadikan Indonesia Rival Utama, tapi Tetap Tidak Meremehkan Tim Eropa
- Impian The Minions Menjadi Juara Olimpiade Muncul Setelah Menonton Kemenangan Hendra Setiawan/Markis Kido di Beijing 2008


Ahsan dan Hendra pada Maret dipastikan lolos ke Olimpiade Tokyo 2021.  Meski berhasil mengamankan tiket ke pesta olahraga empat tahunan sedunia itu, namun Ahsan secara pribadi masih ingin bermain dan enggan berpuas diri dengan capaian tersebut.

Atlet nasional asal Palembang, Sumatera Selatan, ini juga tak menampik jika kelak tiba waktunya untuk pensiun ia tak ingin lepas dari kegiatan yang berkaitan dengan bulu tangkis.

"Mungkin karena sudah puluhan tahun main badminton, jadi passion-nya di situ. Mencoba hal lain juga tidak mustahil, tapi jiwanya memang sudah di sini (bulu tangkis), belum tahu nantinya bagaimana," ujar Ahsan.

Untuk beralih jalur menjadi pelatih, ia pun tak mengelak akan berusaha menggelutinya kendati sampai sekarang belum ada tawaran untuk menjadi pelatih bulu tangkis.

"Kalau tawaran (jadi) pelatih belum ada ya, kalau ada pun akan saya coba," kata pria kelahiran Palembang, 7 September 1987, itu.

Saking sukanya dengan bulu tangkis, Ahsan yang sudah kenyang gelar pun tidak terlalu fokus mengurusi sejumlah usaha properti yang ia miliki. Ahsan memercayakan istrinya untuk mengurusi usaha yang sedang berjalan itu.

"Sementara villa dan kontrakan saja. Itu yang urus istri, saya mau fokus ke bulu tangkis saja. Kalau misal dapat hadiah ya investasikan saja ke sana, biar istri yang urus," ujar Ahsan.*05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id