news
UMUM
Rodtang Taklukkan Petchdam, Legenda Yodsanklai Tak Berdaya
01 August 2020 18:51 WIB
berita
Petchmorakot Petchyindee Academy mementahkan rangkaian serangan dari “The Boxing Computer” Yodsanklai IWE Fairtex
BANGKOK - Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai Rodtang “The Iron Man” Jitmuangnon mengaklukkan Petchdam “The Baby Shark” Petchyindee Academy dalam laga puncak.

Setelah lima bulan rehat, ONE Championship kembali menggelar ajang utama lewat ONE: NO SURRENDER pada Jumat, 31 Juli.




Baca Juga :
- 6 Juara Bela Diri Dunia Terlibat dalam Tantangan Fisik
- 5 Alasan Wajib Menyaksikan ONE: NO SURRENDER II


Rodtang mampu mendikte pertandingan lewat kombinasi serangan keras yang konstan.  Rodtang membuat Petchdam terjatuh, namun sang rival mampu terus bangkit hingga ronde terakhir. 

Hasil ini membuat Rodtang meneruskan catatan tak terkalahkannya selama berlaga di ONE Championship. 


Baca Juga :
- Juara Dunia ONE Saemapetch Fairtex Ditantang Rodlek PK Saenchai Muaythaigym
- 3 Pertarungan Kelas Dunia Akan Menghiasi Kembalinya ONE Championship


Petchmorakot Kalahkan Legenda
Pada laga pendukung utama, Petchmorakot Petchyindee Academy mementahkan rangkaian serangan dari “The Boxing Computer” Yodsanklai IWE Fairtex untuk meraih kemenangan lewat putusan mayoritas juri. Dengan ini, ia mempertahankan sabuk Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai.

Yodsanklai tampil spartan dengan mengambil inisiatif penyerangan yang ditandai dengan serangan uppercut khasnya. Namun sang juara bertahan mampu menunjukkan pertahanan kokoh. Dia tetap berdiri di tengah badai serangan. 

Atlet asal Petchyindee Academy tersebut mampu menjawabnya lewat serangan balasan dengan jab untuk menahan laju Yodsanklai dan bermain cantik dengan menahan tendangan lawan. Kemudian melayangkan serangan balasan. Seiring jalannya laga, Petchmorakot jadi lebih sering mendaratkan serangan. 

Dengan kemenangan ini, Petchmorakot berhak mengklaim sebagai atlet Muay Thai featherweight terbaik saat ini. 

Sementara itu, laga trilogi kickboxing yang telah lama dinantikan antara Superbon dan Sitthichai “Killer Kid” Sitsongpeenong mampu menjawab harapan para fan. Dalam laga selama tiga ronde, mereka mampu menunjukkan kemampuan elite untuk menghibur penggemarnya. 

Saat Sitthichai mengandalkan tendangan dan serangan lutut andalannya, Superbon unggul dari segi akurasi karena lebih mampu mendaratkan serangan telak selama tiga ronde. 

Hasil ini merupakan sebuah debut istimewa bagi Superbon dan membuatnya menjadi kandidat kuat untuk memegang sabuk Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing yang saat ini masih belum bertuan. 

ONE Championship akan kembali lewat ONE: NO SURRENDER II pada 14 Agustus mendatang.*
 

news
Penulis
Suryansyah