news
MOTOGP
Boom! Mantan Musuh Bubuyutan Valentino Rossi Kembali Lontarkan Sindiran
31 July 2020 03:40 WIB
berita
Sete Gibernau mengatakan bahwa Valentino Rossi harus mengurangi kebencian dengan sesama pembalap MotoGP.-TopSkor.Id/Istimewa-
BARCELONA - Sete Gibernau merupakan mantan rival berat Valentino Rossi di lintasan MotoGP 

Setelah The Doctor podium di GP Andalusia hari Minggu (26/7/2020) lalu, Gibernau kembali melontarkan pendapat soal Rossi, seperti yang ia pernah lakukan sebelum-sebelumnya.




Baca Juga :
- KTM Beri Lampu Hijau kepada Dani Pedrosa
- The Doctor Merasa Perlu Beradaptasi dengan Banyak Hal


Eks pembalap MotoGP ini mengatakan bahwa dia belajar banyak hal tentang karakter Valentino Rossi ketika masih menjadi aktif balapan dan sempat bersitegang dengan pembalap Tim Monster Energy Yamaha MotoGP itu pada pertengahan 2000-an hingga kini.

"Valentino (Rossi) adalah orang yang butuh menghilangkan kebiasaan mencampurkan kebencian pribadi kepada rivalnya agar bisa lebih moncer lagi. Saya melihatnya demikian," kata Sete Gibernau seperti dilansir as.com.


Baca Juga :
- Vloggor: Matteo Guerinoni, Fan Atalanta dan Juventus Sejati
- Menilik Peluang Valentino Rossi Jika Gabung Petronas Yamaha SRT


Sete Gibernau -- pemenang delapan lomba MotoGP dan 24 finis podium antara 2002-2006 dan 2009 -- belajar dari pengalamannya sendiri hingga akhirnya mampu mengatakan bahwa Rossi adalah tipe pembalap yang sering baper (bawa perasaan).

Vale, panggilan Valentino Rossi, sering mencampur masalah saat balapan hingga ke luar lintasan dan sebaliknya. Gibernau mengakui, sebelum menjadi rivalnya, ia berteman baik dengan Rossi.

"Namun, ketika kami mulai bertengkar di lintasan maka hubungan tersebut rusak sepenuhnya dan hubungan baik tidak pernah bisa diperbaiki," ujar Gibernau, runner-up MotoGP 2003 dan 2004.

"Rossi adalah seseorang dengan karakter yang memaksakan sesuatu karena memang itulah keyakinannya dalam hidup," kata mantan pembalap tim Suzuki, Telefonica Movistar Honda, dan Ducati, di MotoGP itu. 

Pembalap yang pensiun dari kelas MotoGP pada 2009 itu pun memuji gestur Rossi di depan media yang sukses menutupi hubungan dengan rival yang dibencinya di lintasan.

"Ketika berada di depan kamera, dia selalu tampil natural dan mendapatkan empati banyak orang," kata pria 47 tahun tersebut soal Rossi sebagai media darling.

"Dia terlihat sebagai orang yang sangat menyenangkan tetapi perlu mengurangi ketegangan dengan para rival di lintasan."

"Anda harus menyadari bahwa dia memang balapan untuk menjadi juara dunia bukan untuk mendapatkan teman. Itulah pemahamannya soal balapan."

Mengesampingkan berbagai pertengkaran yang pernah terjadi dengan Rossi, Sete Gibernau memuji sang rival sebagai pembalap hebat yang masih kompetitif hingga sekarang.

"Saya memang banyak tidak setuju dengan sikapnya tetapi saya sangat mengaguminya sebagai seorang pembalap ulung," kata Sete Gibernau.

I
Penulis
Igor Hakim