news
TOP GOSSIP
Pakai Pakaian Renang dan Pose Model, Osaka Diserang Penggemar
27 July 2020 11:12 WIB
berita
Petenis Naomi Osaka tampil beda dari biasanya
Petenis Naomi Osaka tampil beda dari biasanya. Dia memposting serangkaian foto dirinya dalam pakaian renang dan pose model lainnya. Tapi penggemarnya malah berang bukannya senang. 

Kontan, pemenang Grand Slam dua kali asal Jepang, itu jadi sewot. Naomi Osaka mengingatkan penggemarnya untuk berhenti menakut-nakutinya dengan menuntut agar dia 'menjaga citra polos'




Baca Juga :
- Mendapat Pelecehan Rumah Tangga, Olga Sharypova Berusaha Bunuh Diri
- 40 Petenis Bersaing di Kejurnas Remaja Siwo PWI Pusat


Naomi Osaka "digerogoti" oleh para penggemar yang mendesaknya untuk mempertahankan kepolosannya ketimbang memperlihatkan auratnya. 

Osaka turun ke Twitter untuk melampiaskan rasa frustrasinya, memberi tahu lebih dari 5000.000 pengikut: "Saya hanya ingin mengatakan bahwa ini membuat saya takut berapa banyak orang yang mengomentari saya untuk mempertahankan 'gambar polos' saya dan 'jangan mencoba menjadi seseorang yang bukan dirimy." 


Baca Juga :
- Ubah Tradisi! Novak Djokovic Dorong Hakim Garis Diganti Teknologi
- Penonton Bereaksi Ketika Yulia Putintseva Mengamuk, Raket Dibanting 6 Kali hingga Hancur Saat Kalah 


"Kamu tidak kenal saya, saya berusia 22 tahun, saya memakai pakaian renang ke kolam renang. Mengapa kamu merasa seperti kamu bisa mengomentari apa yang bisa saya pakai?"

 

Omong kosong dari pemenang AS dan Australia Terbuka tampaknya menanggapi komentar dari penggemar setelah dia memposting serangkaian foto dirinya dalam pakaian renang dan pose model lainnya dalam beberapa minggu terakhir.

Osaka - yang memiliki lebih dari 1 juta pengikut Instagram - telah menjadi nama yang paling laku dalam gim wanita. Dia menghasilkan sekitar 37 juta dolar AS pada tahun finansial terakhir, sebuah rekor untuk atlet wanita.

Seperti banyak olahraga, petenis nomor 10 dunia sebagian besar telah absen dalam beberapa bulan terakhir karena pandemi Covid-19.

Namun, dia setidaknya bisa mempersiapkan diri untuk AS Terbuka - gelar yang dimenangkannya pada 2018 - setelah turnamen diberi lampu hijau oleh para pejabat untuk memulai pada akhir Agustus.

Prancis Terbuka yang dijadwal ulang diharapkan untuk mengikuti Roland-Garros tidak lama setelah pada akhir September.*

news
Penulis
Suryansyah