news
BULUTANGKIS
Siap Capek, Kunci Gregoria Mariska Juara Turnamen Internal PBSI
24 July 2020 21:02 WIB
berita
Gregoria Mariska Tunjung menyabet hadiah Rp 25 juta sebagai juara tunggal putri turnamen internal PBSI -- Badminton Indonesia
JAKARTA – Sesuai skenario dalam daftar unggulan, Gregoria Mariska Tunjung akhirnya menjuarai Mola TV PBSI Home Tournament usai mengalahkan juniornya, Putri Kusuma Wardani.

Dala laga final Jumat (24/7/2020) sore di Pelatnas Cipayung, Gregoria menang dua set langsung dengan skor 21-17, 21-10.




Baca Juga :
- Munas PP PBSI Digelar November 2020, Agenda Utama Pemilihan Ketua Umum Periode 2020-2024
- Turnamen Seri Asia di Bangkok Terapkan Sistem Gelembung, PBSI Lontarkan Pujian


Bermain taktis, Gregoria membuat Putri tidak dapat kesempatan untuk mengembangkan permainan.

Terutama game kedua, di mana Putri semakin di bawah tekanan. Penempatan-penempatan bola Gregoria di sudut lapangan, kali ini sulit untuk dijangkau oleh Putri.


Baca Juga :
- Turnamen Bulutangkis Seri Asia Mundur, PBSI Pertimbangkan Simulasi
- PBSI Tegaskan Tahun Ini Indonesia Masih Bisa Ikut Turnamen Bulu Tangkis, Targetnya di Negara Tetangga


Kemenangan ini juga sekaligus membayar kekalahan Gregoria dari Putri pada penyisihan Grup M. Saat itu Gregoria takluk dalam laga seru tiga set dengan skor 23-25, 22-20, 11-21.

"Dari pertama saya enggak mau kalah karena pada pertemuan terakhir kalah dan kelihatan sekali saya habis. Hari ini saya sudah siap capek, karena tadi pagi kan tanding juga," kata Gregoria soal pertandingan final, dikutip dari laman resmi PBSI.

Gregoria lolos ke final setelah mengalahkan pemain junior, Saifi Rizka Nur Hidayah dengan skor 21-16, 21-13 pada semifinal.

Sedangkan Putri mengalahkan Asti Dwi Widyaningrum pada semifinal dengan skor 21-15, 21-18.

"Saya enggak memikirkan hasil, badan pun rasanya sudah remuk, jadi tanggung kalau mainnya enggak maksimal,” ujar Gregoria.

“Puji Tuhan saya cukup puas dengan hasil di sini. Cuma ada beberapa catatan untuk ke depannya. Kalau lawan pemain junior, saya masih kewalahan mengatur rasa tegang dan mentalnya," ia menambahkan.

Gregoria kemudian mengatakan ajang ini menjadi patokan untuknya dalam mengukur sejauh mana kesiapannya menuju turnamen resmi.

"Evaluasinya terutama dari segi fisik, jarang kan main sehari dua kali. Tidak mudah untuk mencapai kondisi fisik seperti itu, jadi harus ditingkatkan lagi," katanya.

Sementara itu, peringkat ketiga tunggal putri diraih oleh Saifi Rizka Nur Hidayah setelah mengalahkan Asti Dwi Widyaningrum 16-21, 21-11, 21-14 pada perebutan tempat ketiga.*05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id