news
LIGA 1
Persik Kediri Ganti Haluan, Kini Dukung Liga 1 Setelah PSSI Dapat Lampu Hijau dari Satgas Covid-19
23 July 2020 17:00 WIB
berita
Presiden Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih (kedua dari kanan) bersama tim pelatih untuk Liga 1 2020 - Dok. Abdul Hakim Bafagih
KEDIRI -- Persik Kediri menanggapi dukungan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kepada PSSI untuk melanjutkan Liga 1 2020.

Persik mengapresiasi langkah PSSI yang telah berkoordinasi ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 soal lanjutan kompetisi.




Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Arema FC Ditinggal Trio ‘Tango’ Argentina
- RD: Ideal Persiapan Tim 60 Hari, Tapi 30 Hari Juga Bisa


Seperti diketahui, PSSI melakukan kunjungan ke Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Kedatangan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan direksi pun diterima dengan baik oleh Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas, Doni Monardo.


Baca Juga :
- Striker Madura United Rivaldi Bawuo Terkena Musibah Banjir saat Idul Adha, tapi Tetap ‘Nyate’ bersama Keluarga
- Mario Gomez Mundur, Trio Asisten Pelatih Arema FC Ambil Alih Latihan Perdana 3-4 Agustus


Presiden Klub Persik, Abdul Hakim Bafagih mengatakan, koordinasi federasi dengan BNPB tersebut sangat penting untuk dilakukan.

Pasalnya ia merasa klub peserta Liga 1 2020 perlu mendapatkan kepastian rekomendasi kelanjutan kompetisi di tengah pandemi Covid-19.

Alhasil, klub berjulukan Macan Putih ini yang sebelumnya punya tanggapan menolak, kini tergolong pro untuk melanjutkan Liga 1 2020.

"Rekomendasi yang diberikan BNPB akan menjadi pegangan klub mengikuti kompetisi," kata Abdul Hakim dari lansir yang diterima Topskor.id.

"Kami (Persik) menghormati keputusan PSSI yang sudah berkoordinasi dengan BNPB," ia menambahakan, Kamis (23/7/2020).

Lebih lanjut lelaki yang juga menjabat sebagai anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai PAN itu mengatakan bergulirnya kompetisi di masa pandemi tak mudah dilakukan.

Risiko gangguan kesehatan menjadi taruhannya, terutama bagi para pemain, tim pelatih dan ofisial tim.

"Karenanya, dari pertemuan itu, menunjukkan keseriusan PSSI menerapkan protokol kesehatan selama liga digelar sampai Februari tahun depan," ucap Abdul Hakim.

Ke depannya Persik akan berusaha mengikuti regulasi yang ditetapkan PSSI. Khususnya berkaitan dengan prosedur tetap (protap) protokol kesehatan.

Terakhir sang bos berharap protokol kesehatan yang sudah disusun bisa diterapkan secara disiplin oleh semua stakeholder Liga 1 2020.

"Kami ingin langkah yang ditetapkan PSSI terkait kelanjutan liga tidak menjadikan klaster baru dan kompetisi dapat berjalan lancar," Abdul Hakim memungkasi.

Adapun sebelumnya Persik menjadi salah satu klub yang lebih berpihak menghentikan liga dan Macan Putih berpendapat lebih baik diganti turnamen.*05

T
Penulis
Taufani Rahmanda