news
LIGA 1
Hangatnya Matahari dan Sikap Masyarakat Membuat Marc Klok Jatuh Cinta kepada Indonesia
13 July 2020 20:49 WIB
berita
Gelandang Persija Jakarta, Marc Klok --Topskor.id/Ady Sesotya
JAKARTA - Gelandang Persija Jakarta, Marc Anthony Klok, mengakui bahwa dirinya merasakan nyaman berada di Indonesia.

Tiga tahun sudah Marc Klok berkarier di Indonesia sejak pindah dari Dundee FC (Skotlandia) ke PSM Makassar, April 2017.




Baca Juga :
- Borneo FC Jaga Tradisi sebagai Klub Pemasok Kiper-kiper Berkualitas
- Warjok Olahraga: Pesan Mendiang B.J Habibie untuk sang Cucu, Rafid Habibie


Bahkan, gelandang asal Belanda ini kemungkinan bakal terus berada di Tanah Air karena dalam proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia.

Klok pun menuturkan alasannya untuk tetap berada di negeri ini dan berharap menjadi warga negara Indonesia.


Baca Juga :
- Gelandang Persib Bandung Ini Jenius dalam Memodifikasi Program Latihan Mandiri
- Kendaraan Jemputan Sudah Disiapkan di Bandara, Kontrakan Mewah Menanti Geoffrey


"Saya sangat nyaman di Indonesia karena cuaca yang panas," kata gelandang 27 tahun ini dari laman resmi klub, Senin (13/7).

"Selain itu di sini selalu ada matahari, saya suka. Berbeda dibandingkan dengan Belanda yang selalu dingin dan hujan," ia menambahkan.

Selain cuaca, masyarakat Indonesia yang ramah juga membuat Klok mantap menjadi warga negara Indonesia (WNI).

Kini ia juga telah mulai menguasai bahasa Indonesia dan hafal lagu Indonesia Raya serta Pancasila sebagai salah satu syarat menjadi WNI.

Adapun seperti yang sudah diberitakan Topskor.id beberapa waktu lalu, saat ini proses naturalisasinya statusnya akan segera rampung.

Pengajuan yang telah dilakukan sejak 2019 lalu memasuki tahap-tahap akhir di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI).

"Prosesnya saat ini sudah ada di DPR. Sebelum saya sah menjadi WNI, saya harus menyelesaikan administrasi di DPR," kata Klok.

"Lalu di sumpah, menyanyikan lagu kebangsaan (Indonesia Raya), dan menghafalkan Pancasila," ia menambahkan pada wawancara di YouTube Persija.* Taufani Rahmanda/01

T
Penulis
Taufani Rahmanda