news
LIGA INGGRIS
Tampil Impresif, MU Tidak Perlu Limpahan Tiket Liga Champions dari City
12 July 2020 12:46 WIB
berita
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer (kiri) dan pelatih Manchester City, Josep Guardiola -Topskor.id/istimewa
MANCHESTER – Manchester United (MU) berada dalam trek positif. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer tidak terkalahkan dalam 10 laga beruntun Liga Primer, termasuk empat kemenangan terakhir secara beruntun.

Dengan rapor tersebut, MU pun menjaga peluang mereka untuk masuk ke empat besar alias tiket Liga Champions.




Baca Juga :
- Barca Krisis Gelandang jelang lawan Napoli, Frenkie De Jong Baru Sembuh
- Manchester City Bakal Kecipratan Komisi Rp 286 Miliar Jika Jadon Sancho Jadi Gabung dengan Manchester United


Harry Maguire dan kawan-kawan kini memiliki 58 poin dari 34 pertandingan yang telah mereka lalui. MU untuk sementara sebenarnya sudah dalam trek atau zona Liga Champions dengan posisi kelima yang mereka kuasai saat ini.

Kondisi tersebut terjadi karena klub sekota mereka, Manchester City, yang kini ada di posisi kedua masih terancam tidak dapat tampil dalam ajang Liga Champions musim depan terkait sanksi yang mereka terima.


Baca Juga :
- Bocoran Transfer Willian ke Arsenal, Pemain Chelsea Itu Sudah Pakai Jersey The Gunners
- Keren! The Red Devils Akan Kenakan Kostum Anyar di Liga Europa


Dengan demikian, tempat City di klasemen Liga Primer akan diberikan kepada posisi kelima yang saat ini dikuasai MU.

Namun, situasi tersebut bisa saja berubah jika City memenangkan banding mereka yang keputusannya akan diketahui besok atau Senin (13/7).

Terlepas dari kemungkinan tersebut, MU masih bisa meraihnya lewat jalur persaingan karena mereka kini hanya tertinggal dua poin dari Chelsea (58-60). Apalagi, Chelsea sudah bermain dalam pekan ke-35.

Karena itu, kemenangan atas Southampton, Senin (13/7) atau Selasa dini hari WIB, akan membuat mereka masuk ke empat besar menggeser Chelsea.

Naiknya performa MU memang tidak terlepas pula dari buruknya performa The Blues. Kekalahan Chelsea dari Sheffield merupakan kekalahan kedua pasukan Frank Lampard sejak kompetisi digulirkan setelah sempat terhenti karena wabah virus corona.

Tampil di Liga Champions memang menjadi salah satu target MU. Meski demikian, Solskjaer justru melihatnya bukan sebuah persoalan besar jika timnya gagal meraih tiket tersebut.

“Kami tidak akan panik atau menjadi frustrasi terkait target atau rencana kami bermain kembali di ajang Liga Champions,” kata Solksjaer, tenang.

Jika MU kembali gagal tampil di ajang bergengsi antarklub Eropa ini, mereka akan mengalaminya untuk dua musim beruntun, atau pertama sejak 28 tahun terakhir. Dengan ancaman kegagalan itu pula, bukan tidak memengaruhi peluang MU mendapatkan pemain bintang dalam bursa transfer.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat