news
UMUM
UFC 251: Meski Berstatus Juara, Alexander Volkanovski Masih Butuh Pembuktian
10 July 2020 02:56 WIB
berita
Meski telah mengalahkan Max Holloway tahun lalu, juara kelas bulu UFC itu merasa belum dianggap.-TopSkor.Id/Istimewa-
ABU DHABI - Alexander Volkanovski menggemparkan jagad Ultimate Fighting Championship (UFC) saat mampu mengalahkan juara kelas bulu (66 kg) Max Holloway dalam UFC 245.

Petarung mixed martial arts (MMA) asal Australia itu tak hanya sukses merebut sabuk juara milik Holloway, namun juga melanjutkan rekor impresifnya sejak terjun ke UFC.




Baca Juga :
- McGregor (1) Vs Poirier: Kamp Pelatihan dan Proses Transformasi Itu Berawal di Lagos
- Sepupu Khabib Nurmagomedov Mencekik Lawannya dengan Dingin


Duel melawan Max Holloway adalah partai kedelapan Alexander Volkanovski sejak debut di level UFC pada November 2016. Hebatnya, atlet 31 tahun tersebut selalu memetik kemenangan.

Kendati memiliki rekor sempurna dan berstatus juara, Alexander Volkanovski merasa masih perlu membuktikan diri. Ia tak ingin hanya dianggap sebagai petarung yang beruntung.


Baca Juga :
- Gawat McGregor Dituntut Menyerang Dua Wanita, Begini Reaksinya
- Petarung Mirip Muhammad Ali Ini Bikin Khabib Terkesima, Sebelumnya Nyaris Saling Berhadapan


UFC 251 yang akan berlangsung di Yas Island, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Sabtu (11/7/2020), menjadi momentum Volkanovski untuk menegaskan kualitasnya sebagai petarung top.

Pria asal Australia ini dijadwalkan melakoni duel ulang (rematch) melawan Max Holloway dalam main card UFC 251, yang termasuk dalam event Fight Island.

Pada pertemuan pertama di Las Vegas, 14 Desember 2019, Alexander Volkanovski menang angka mutlak (unanimous decision), 48-47, 48-47, 50-45 atas Max Holloway.

Namun demikian, banyak pihak masih menganggap Holloway sebagai petarung terbaik UFC di kelas bulu. Tak mengejutkan mengingat jam terbang atlet asal Amerika Serikat (AS) itu.

Sebelum sabuk gelarnya direbut oleh Volkanovski tahun lalu, Max Holloway ( 21-5) tercatat tiga kali berhasil mempertahankan status sebagai juara kelas bulu.

Hal tersebut dilakukan Holloway ketika menghadapi Jose Aldo (Desember 2017), Brian Ortega (Desember 2018), dan Frankie Edgar (Juli 2019).

Seperti adagium usang, 'Merebut lebih mudah daripada mempertahankan'. Pepatah ini pula yang ingin dipatahkan Alexander Volkanovski, akhir pekan nanti.

"Itulah mengapa saya menginginkan pertarungan (versus Max Holloway) ini lagi. Demi profil dan warisan saya untuk divisi (kelas bulu UFC)," ujar Volkanovski seperti dilansir The National.

"Bisa mengalahkan Max secara beruntun di masa jayanya tentu merupakan sebuah pencapaian luar biasa. Dan itu telah menjadi rencana saya," ia menambahkan.

Alexander Volkanovski merasa butuh validasi atau pengakuan mengingat dirinya belum lama berkiprah di UFC. Sebelumnya, ia meniti karier di negaranya, Australia.

Volkanovski tercatat telah menjalani 14 pertarungan MMA di Negeri Kanguru. Dari jumlah tersebut, atlet berdarah Yunani dan Makedonia ini hanya kalah satu kali.

"Mungkin saya belum mendapatkan rasa hormat dan kredit yang layak sebagai petarung. Namun saya yakin akan mendapatkannya akhir pekan ini," ujar Volkanovski optimistis.

"Orang-orang bakal tahu bahwa saya mampu membuktikan diri, tak hanya sebagai juara, tapi juga sebagai petarung kelas bulu terbaik di dunia," ia menegaskan.

I
Penulis
Igor Hakim