news
BULUTANGKIS
Mulia, Carolina Marin Tawarkan Medali Emas Bulu Tangkis Olimpiade 2016 kepada Petugas Medis
07 July 2020 23:04 WIB
berita
Pebulu tangkis tunggal putri Spanyol Carolina Marin saat meraih emas Olimpiade Rio 2016 / Instagram Carolina Marin
MADRID – Tindakan mulia dilakukan matan pebulu tangkis tunggal putri nomor satu dunia asal Spanyol, Carolina Marin.  

Peraih emas tunggal putri cabang bulu tangkis Olimpiade Rio De Janeiro 2016 itu mengaku sangat menghargai kerja keras pekerja medis untuk memerangi pandemi Covid-19.




Baca Juga :
- Sang Legenda Ungkap Situasi Internal Bulu Tangkis Inggris Saat Ini
- ‘Olimpiade Akan Tetap Digelar Apapun yang Terjadi’, Gubernur Tokyo Jamin Keamanan


Dalam situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Marin menawarkan semua medalinya. Termasuk emas Olimpiade Rio 2016 dan tiga gelar Kejuaraan Dunia untuk pekerja medis di negerinya, Spanyol.

Melalui video call, Marin meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan para petugas medis Rumah Sakit Sanitas Cima, Barcelona dan Rumah Sakit Virgen del Mar, Madrid, sembari menyampaikan keinginannya tersebut.


Baca Juga :
- An Se-young Bakal Jadi Sorotan di Olimpiade Tokyo
- Ferran Torres Bisa Menyamai Rekor Sergio Aguero dan Raheem Sterling jika Malam Ini Mencetak Gol lawan Olympiacos


Dia memberi hormat kepada para petugas medis itu dengan pesan “di dekat Anda, saya bukan apa-apa”.

“Saya tawarkan semua medali saya kepada mereka karena mereka adalah pahlawan sejati. Mereka pantas menerima semua tepuk tangan dan penghargaan,” kata pebulu tangkis berusia 26 tahun itu.

“Saya hanya ingin berterima kasih kepada mereka. Mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dan saya ingin berterima kasih kepada para pejuang di garis depan. Mereka mempertaruhkan nyawa setiap hari dan terus melayani orang-orang seperti kita,” Marin menambahkan.

Marin menghabiskan masa lockdown di kota asalnya, Huelva bersama sang ibu Toni Martin. Saat ini, dia sedang fokus berlatih. Marin berharap, bisa segera bermain. Ia juga tidak sabar menyongsong kejuaraan dunia tahun depan di kota asalnya, Huelva.

“Saya akan bermain di depan penonton di rumah saya pada kejuaraan sebesar itu untuk kali pertama, Saya akan berusaha memberi warga Huelva tontonan bagus ketika mereka datang mendukung saya,” katanya.

“Pandemi ini belum pernah terjadi sebelumnya, tapi kita punya begitu banyak kisah inspiratif yang membuat saya ingin memberi kembali. Membawa ke lapangan dan bermain untuk menang akan menjadi cara untuk berterima kasih kepada para pejuang ini,” Marin mengungkapkan.*05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id