news
BULUTANGKIS
Lin Dan, Bukan Sosok Sempurna dan Kutukan di Indonesia
05 July 2020 07:45 WIB
berita
Lin Dan/ Foto Instagram Lin Dan
LIN DAN memutuskan pensiun dari timnas bulu tangkis Cina pada Sabtu (4/7/2020). Faktor usia dan cedera menjadi alasan utama sang pemain menggantung raketnya.

Kabar pensiunnya Lin Dan ini tentu menarik perhatian publik, terutama pencinta olahraga bulu tangkis, di seluruh dunia.




Baca Juga :
- Borneo FC Jaga Tradisi sebagai Klub Pemasok Kiper-kiper Berkualitas
- Warjok Olahraga: Pesan Mendiang B.J Habibie untuk sang Cucu, Rafid Habibie


Pasalnya, Lin Dan dikenal sebagai sosok atlet yang ikonik dan sarat prestasi. Dua medali emas Olimpiade dan lima gelar juara dunia (BWF) lebih dari cukup sebagai bukti kehebatannya.

Bukti kehebatan Lin Dan makin sahih dengan kontribusinya untuk tim Cina dalam memenangi lima gelar Sudirman Cup dan enam gelar Thomas Cup.


Baca Juga :
- Gelandang Persib Bandung Ini Jenius dalam Memodifikasi Program Latihan Mandiri
- Video Call Terakhir Dino Sefriyanto dengan Almarhum Satia Bagdja Ijatna


Tambahan lima medali emas Asian Games, empat gelar juara Asia, dan gelar juara lain membuat ia layak disebut sebagai salah satu tunggal putra terbaik sepanjang masa.

Namun, layaknya manusia biasa, Super Dan juga bukan sosok sempurna. Salah satu cela Lin Dan adalah ia tak pernah sekali pun mencicipi gelar juara Indonesia Open.

Padahal, Indonesia Open merupakan salah satu turnamen bulu tangkis bergengsi yang levelnya setingkat dengan China Open dan All England Open.

Sejak memulai karier profesional sejak tahun 2000, Lin Dan tercatat "hanya" 10 kali tampil dalam Indonesia Open.

Dari data yang didapat Skor.id dari Badminton Statistics, pencapaian terbaik Lin Dan dalam  Indonesia Open terjadi pada edisi 2004.

Saat itu, ia berhasil melaju hingga partai semifinal sebelum ditumbangkan jagoan publik tuan rumah, Taufik Hidayat, dengan skor 15-5, 5-15, 11-15.

Belakangan, Lin Dan mulai rutin ambil bagian dalam ajang Indonesia Open. Sejak edisi 2015, pemain kidal itu tak pernah melewatkan kesempatan menjadi peserta ajang ini.

Akan tetapi, prestasi Lin Dan tak pernah memuaskan karena ia selalu gagal untuk sekadar menembus babak delapan besar.

Catatan pencapaian Lin Dan di Indonesia Open:

Indonesia Open 2002: Terhenti di 64 besar oleh Irwansyah 9-15, 9-15

Indonesia Open 2003: Terhenti di 16 besar oleh Seung Mo Shon 9-15, 15-3, 11-15

Indonesia Open 2004: Terhenti di semifinal oleh Taufik Hidayat 15-5, 5-15, 11-15

Indonesia Open 2009: Terhenti di perempat final oleh Chen Jin 21-18 17-21 4-21

Indonesia Open 2011: Terhenti di 16 besar oleh Sho Sasaki 12-21 18-21

Indonesia Open 2015: Terhenti di 32 besar oleh Tommy Sugiarto 21-19, 8-21, 16-21

Indonesia Open 2016: Terhenti di 16 besar oleh Jonatan Christie 12-21, 12-21

Indonesia Open 2017: Terhenti di 32 besar oleh Wang Tzu Wei 16-21, 18-21

Indonesia Open 2018: Terhenti di 32 besar oleh H.S. Prannoy 15-21, 21-9, 14-21

Indonesia Open 2019: Terhenti di 16 besar Chou Tien Chen 22-24. 21-17, 13-21

Dalam sebuah wawancara untuk CNN Indonesia, (16/7/2019), Lin Dan pernah mengakui kesulitan yang dihadapinya kala harus tampil di Indonesia Open.

"Ambisi saya di Indonesia Open adalah ambil poin sebanyak-banyaknya saja. Banyak faktor yang membuat saya kesulitan main di Indonesia, mungkin lebih pada iklim dan suporter."

"Jadi, saya kurang bisa tampil baik karena dua faktor itu," ujar Lin Dan yang saat itu berada di Istora Senayan, Jakarta, untuk Indonesia Open 2019.*DODDY WIRATAMA/SKOR.ID/04

R
Penulis
Rizki Haerullah