news
LIGA 1
Legenda Persib Menyakini Lanjutan Liga 1 Berformat Home Turnamen
30 June 2020 16:59 WIB
berita
Legenda Persib Dadang Hidayat -Topskor/Dok Dadang Hidayat
BANDUNG - Kompetisi Liga 2 yang digelar Oktober 2020 sudah memastikan menggunakan format kompetisi pembagian wilayah.

Sementara Kompetisi Liga 1 yang rencananya digelar telebih dahulu dari Liga 2, soal format kompetisi masih buram.




Baca Juga :
- Liga 1 Lanjut 1 Oktober, PT LIB Intens Komunikasi dengan Lima Tim
- Tepat Satu Tahun Berlalu Peristiwa Patah Kaki, Deden Natshir Mulai Berlatih dengan Bola


Tapi jika wacana kompetisi kasta tertinggi dipusatkan di satu kota di Pulau Jawa, legenda Persib Dadang Hidayat menduga Liga 1 berubah jadi home turnamen dengan pembagian wilayah.

Asumsinya, jika meneruskan kompetisi yang sudah berjalan, setiap pekan mengelar satu pertandingan, waktunya akan panjang. 


Baca Juga :
- Memori Persib! Deden Natshir: Teman-teman Menangis, Saya pun Menangis
- INFOGRAFIS: Skema Terbaik Persib Sepanjang Masa Versi Robby Darwis Tanpa Yusuf Bachtiar, Ini Alasannya


"Bahaya kalau ada gelombang kedua covid-19. Karena lihat perkembangan, pandeminya belum berhenti dan kasusnya masih tinggi," kata Dadang.

Liga 1 juga terancam dihentikan ketika Piala Dunia U20 2021 digelar dienam kota Indonesia sesuai venue yang terpilih.

Otomatis waktu pelaksanaannya makin panjang. Dan memberatkan klub kalau harus kembali main di kota yang sama, ketika Liga 1 digulirkan.

"Nggak kebayang jenuhnya pemain. Bisa dua kali mereka menepi lagi karena gelombang kedua covid-19 dan hajatan Piala Dunia U20," ungkap mantan kapten Persib era 2000-an.

Indikasi itu menyakini Dahi, sapaan akrab Dadang Hidayat, menyakini format Liga 1 tidak lagi kompetisi penuh.

Tapi home turnamen dengan pembagian wilayah. Seperti yang ditetapkan PSSI dan PT LIB untuk kompetisi Liga 2.

"Itu yang paling logis disaat kondisi belum normal. Karena bisa memangkas ongkos prestasi dan faktor non teknik lainnya," ungkap suksesor Robby Darwis.

Tapi apapun pilihan PSSI dan PT LIB, Dahi berharap kualitas kompetisi kasta tetinggi tetap terjaga.

Selain sikap profesional pemainnya, saat ini teknologi sudah canggih. Apa yang dibutuhkan pemain langsung tersaji di hadapannya.

"Butuh teknik sepak bola modern yang tengah berkembang tinggal klik lewat perangkat HP di tangan," ucap pemain yang 11 tahun bermain untuk Persib."

"Kangen anak dan istri untuk usir jenuh, tinggal ngobrol via video call. Jadi tidak ada alasan pemain sekedar tampil di Liga 1," Dahi menambahkan.

news
Penulis
Dani Wihara
tukang tulas tulis persib bandung