news
TOP FEATURE FOOTBALL
Syamsul Arifin Si Kepala Emas, Bomber Arek Malang yang Bersinar di Surabaya
27 June 2020 17:45 WIB
berita
Syamsul Arifin (kiri) mencetak tujuh gol dalam satu laga saat Niac Mitra melindas Tidar Sakti Magelang 11-0 (07/11/1981) pada Galatama II musim 1980/1982 –TopSkor.id/Istimewa
SI Kepala Emas adalah julukan yang melekat kepada Syamsul Arifin, penyerang legendaris Niac Mitra, klub era Galatama asal Surabaya.

Syamsul Arifin tidak hanya sukses meraih predikat raja gol alias top scorer dengan 30 gol, melainkan juga membawa Niac Mitra merenggut juara di level nasional kompetisi Galatama II pada 1980/1982.




Baca Juga :
- Legenda Niac Mitra Hanafing Ungkap Awal Karier Mat Halil, Jadi Striker Tapi Susah Cetak Gol
- Dihujani Uang Koin Rp 100 Tiap Pertandingan Jadi Kenangan Indriyanto Nugroho


Kariernya memang dia habiskan di Kota Pahlawan Surabaya bersama Mitra Surabaya (1975-1979), Niac Mitra (1979-1984), Suryanaga Surabaya (1985), Persebaya Surabaya (1985-1988), Niac Mitra (1988-1990), dan Mitra Surabaya (1990-1995).

Tak banyak publik mengetahui asal usul penyerang dengan tipikal permainan keras dan ngeyel tersebut. 


Baca Juga :
- Erlangga Setyo Tidak Terpengaruh Derasnya Pemberitaan Shin Taeyong di Media Massa
- Ini Cara Winger Tiga Naga dan Timnas U-19 Mengalihkan Kangen Latihan Bersama Tim    


Syamsul Arifin adalah Kera Ngalam asli atau Arek Malang. Dia jebolan klub amatir anggota kompetisi internal PSSI Kota Malang era  1970-1975, PS Gama Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Pemain kelahiran Desa Sananrejo Kecamatan Turen, Kabupaten Malang atau di kawasan Malang selatan tahun 1955 tersebut, tak pernah sekalipun memperkuat tim asal kota kelahirannya, baik Persema Malang maupun Arema FC.

Dalam sejarah top scorer di Tanah Air, torehan 30 gol Syamsul Arifin pada Galatama II 1980/1982 bersama Dejan Gluscevic  (Serbia, Mastrans Bandung Raya) juga 30 gol pada Ligina 1995/1996  menghuni posisi kelima.

Lalu di bawah top scorer Liga 1 2017 atas nama pemain Bali United dari Belanda, Sylvano Dominique Comvalius (37 gol), Peri Sandria bersama Bandung Raya di Ligina 1994/95 (34 gol).

Kemudian Cristian Gonzales (Uruguay, Persik Kediri) di Ligina 2007 mencetak 32 gol, dan Oscar Aravena (Chile, PSM Makassar) dengan 31 gol pada Ligina 2003.

Namun 30 gol Syamsul Arifin sensasional dan bersih karena tak satu pun lahir dari penalti, dominan lewat heading kepala emasnya. Lebih menakjubkan, ke-30 gol ia cetak hanya dalam 13 laga penampilannya dari total 34 laga yang dijalani Niac Mitra.

Bahkan dia pemegang rekor pencetak gol terbanyak dalam satu laga sepanjang 40 tahun terakhir kompetisi di Tanah Air 1(979-2019).

Tujuh gol mampu dia ciptakan ketika Niac Mitra membombardir Tidar Sakti Magelang 11-0 (07/11/1981) pada Galatama II 1980/1982, di Stadion Gelora 10 November, Surabaya.

Dengan jumlah itu pula dia memperbarui rekornya sendiri lima gol yang ia cetak ketika Niac Mitra (07/01/1981) saat menggulung Sari Bumi Raya (Yogyakarta) 8-0, klub milik putra dari Ketum PSSI era 1975-1977, Bardosono.

Bahkan namanya juga berkibar di level Asia, pada even internasional Aga Khan Gold Cup 1979 di Dhaka, Bangladesh, 8 November-6 Desember 1979.

Ketika itu, dua gol dia ciptakan pada final saat melumat klub asal China Liaoning FC (kini Liaoning Hongyun,red) 4-2pen (2-2), satu gol pada waktu normal 90 menit dan satu gol dalam drama adu penalti sekaligus memboyong trofi juara.*01

Rekor 30 Gol Syamsul Arifin bersama Niac Nitra 1980/1982
12/10/1980 Niac Mitra vs Jaka Utama 2-0 (1 gol)
26/10/1980 Perkesa 78 vs Niac Mitra 1-2 (1 gol)
17/01/1981 Niac Mitra vs Sari Bumi Raya 8-0 (5 gol)
06/02/1981 Niac Mitra vs Cahaya Kita 7-0 (4 gol)
14/02/1981 Niac Mitra vs Jayakarta 1-0 (1 gol)
26/02/1981 Niac Mitra vs Bintang Timur 2-0 (1 gol)
20/03/1981 Niac Mitra vs Pardedetex 2-0 (1 gol)
07/11/1981 Niac Mitra vs Tidar Sakti 11-0 (7 gol)
22/11/1981 Jaka Utama vs Niac Mitra 0-4 (2 gol)
20/12/1981 Niac Mitra vs Arseto 2-1 (1 gol)
13/01/1982 Cahaya Kita vs Niac Mitra 0-14 (4 gol)
23/01/1982 Sari Bumi Raya vs Niac Mitra 1-5 (1 gol)
02/02/1982 UMS 80 vs Niac Mitra 1-1 (1 gol)

news
Penulis
Noval Luthfianto
__backpacker-nya Top Skor di Jawa Timur dan sekitarnya__(that's one thing you learn in sports, you don't give up and you fight to the finish)