news
FORMULA 1
Kontroversi ..! Mantan Bos F1 Bernie Ecclestone: Orang Kulit Hitam Lebih Rasis daripada Orang Kulit Putih
27 June 2020 12:23 WIB
berita
Ecclestone klaim orang kulit hitam lebih rasis daripada orang kulit putih
BERLIN - Mantan supremo Formula 1 Bernie Ecclestone memuji dorongan Lewis Hamilton untuk keberagaman meskipun menimbulkan kontroversi. Tapi, Ecclestone berbeda pendapat dan menegaskan: dalam banyak kasus, orang kulit hitam lebih rasis daripada orang kulit putih.

Ecclestone yang berusia 89 tahun, memuji upaya Lewis Hamilton untuk keberagaman. Juara dunia F1 mengaungkan suara yang kuat di tengah gerakan 'Black Lives Matter'. Hamilton bergabung dalam protes dan membentuk The Hamilton Commission untuk meningkatkan keragaman dalam olahraga bermotor.




Baca Juga :
- Enam dari 20 Pembalap F1 Menolak Berlutut, Daniel Ricciardo Jelaskan Alasan Tidak Ikut Besama Lewis Hamilton
- Kekacauan dan Pembantaian! Valtteri Bottas Menangkan GP F1 Austria, Hamilton Tabrakan & Penalti 5 Detik


Ecclestone-- yang digantikan sebagai kepala eksekutif Formula 1 pada tahun 2017 setelah hampir empat dekade bertugas- tidak berpikir itu akan berdampak besar pada olahraga. Ecclestone mengatakan kepada CNN Sport: "Saya tidak berpikir itu akan melakukan hal buruk atau baik untuk Formula 1."

"Itu hanya akan membuat orang berpikir mana yang lebih penting. Saya pikir itu sama untuk semua orang," katanya.


Baca Juga :
- Pembalap Mercedes Dominasi Balapan F1 GP Austria, Bottas Juara, Hamilton Urutan Keempat Gegara Penalti 5 Detik
- Mantan Bos F1 Bernie Ecclestone, 89 Tahun Jadi Ayah Keempat Kali, Istrinya Fabiana Flosi Melahirkan


"Wah, apa-apaan ini. Seseorang yang tidak sama dengan orang kulit putih dan orang kulit hitam harus berpikiran sama tentang orang kulit putih," tuturnya. 

"Dalam banyak kasus, orang kulit hitam lebih rasis daripada orang kulit putih," tandas Ecclestone.

Ketika ditantang oleh CNN, Ecclestone mengatakan dia tidak memiliki bukti - hanya mengatakan bahwa dia telah memperhatikan itu selama bertahun-tahun. 

Ecclestone juga tidak menyesal karena tidak membahas masalah keragaman dan inklusi saat memimpin F1. Dia menambahkan: “Saya tidak berpikir ada yang peduli tentang hal itu sebelumnya."

"Saya pikir ini masalah penting. Tetapi sudah ada di sana begitu lama dan tidak ada yang melakukan apa-apa. Mengapa seseorang tidak melakukan sesuatu dua atau tiga tahun yang lalu?"

"Mereka terlalu sibuk mencoba memenangkan balapan atau mencari sponsor atau sesuatu."

Hamilton baru-baru ini berbicara tentang saat-saat ia menghadapi rasisme selama kariernya. Termasuk sebuah insiden di Spanyol yang membuatnya diejek oleh para penggemar di wajah hitam pada 2008.  Ecclestone mengaku terkejut dengan peristiwa itu.

"Saya benar-benar tidak senang jika dia menganggapnya serius. Saya tidak pernah berpikir dia melakukannya. Saya tidak berpikir itu memengaruhinya."*

news
Penulis
Suryansyah