news
INFOGRAFIS
INFOGRAFIS: Banyak Veteran Penyebab Persipura Anjlok pada 2018, bagaimana Musim Ini?
25 June 2020 19:02 WIB
berita
Grafik memperlihatkan ketika Persipura Jayapura terbenam di posisi ke-12 klasemen akhir Liga 1 2018 –TopSkor.id/Grafis: Jupri Lubis
JAYAPURA – Liga 1 2018 menjadi catatan buruk kiprah Persipura Jayapura dalam 10 tahun terakhir kompetisi (2008/2009-2019). Performa Persipura dapat dilihat dari poisisi mereka dalam tiga musim terakhir sejak kompetisi berlabel Liga 1 (2017-2019).

Meski pergantian pelatih kepala telah dilakukan Tim Mutiara Hitam hingga empat kali dan disokong dua sponsorship utama langganan, yakni PT Freeport Indonesia Rp 8,5 miliar dan Bank Papua juga sebesar Rp 8,5 miliar, belum membuat tim meraih gelar.




Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Empat Petinggi Klub Liga 1 Ungkap Alasan Menolak Kompetisi Dilanjutkan
- Pengakuan Mengejutkan Rizky Ridho: Dulu Bonek, Kini Jadi Pemain Utama Persebaya


Peter James Butler, pelatih asal Inggris  harus mundur (30 Januari-22 Juni 2918) dan dilanjutkan dengan caretaker Tony Ho (22 Juni-21 Juli 2018).

Lalu tampil Amilton Oliviera da Silva asal Brasil  (21 Juli-24 September 2018), dan terakhir ini ke tangan Osvaldo Lessa Filho juga asal Brasil (25 September-akhir kompetisi 9 Desember 2018).


Baca Juga :
- Bukan Liverpudlian, Aryn Williams Sebut Liga Inggris Masih Greget Meski Liverpool Sudah Juara
- Cerita Bio Paulin Saat Kena Semprot Jacksen F. Tiago di Persipura Jayapura


Hasilnya  tetap tak memberikan perubahan signifikan. Klub ini bahkan ke ppapan tengah atau ke-12. Dalam 34 laga, tim ini hanya menarup 12 kemenangan, delapan seri, dan 14 kali kalah dengan selisih gol 49-46 dan meraih poin 44.

Masa sulit yang dihadapi tim Mitiara Hitam pada 2018 sejatinya sudah bisa diprediksi sejak kompetisi belum dimulai.Ba

hkan ketika itu,  tak kurang Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommi Mano (BTM) kepada Topskor.id mengakui kompetisi Go-Jek Liga 1 2018 momen tidak mudah bagi tim. 

“Liga 1 2018 Persipura hanya ada di posisi ke-12 klasemen akhir, tentu ini hasil terburuk yang pernah kami raih. Tapi kami semua jangan terlalu cepat vonis pelatihlah yang bermasalah dengan hasil yang telah dicapai tim," kata Benhur Tommy Mano, ketika itu.

Menurutnya musim 2018 adalah masa  regenerasi besar-beasar di tim, jadi butuh waktu untuk pemain-pemain muda beradaptasi.Untuk peluang atau target juara kami tidak memikirkannya, berat peluangnya," Benhur menambahkan.

Regenerasi yang terbilang terlambat dilakukan Persipura saat itu dengan memasukkan sembilan pemain U-23 di skuat intinya (30 persen).

Namun tetap saja skuat  yang dihuni 30 pemain itu, dihuni 40 persen atau 12 permain yang tergolong "kereta tua" berusia 30 tahun hingga 37 tahun.

Sisanya sembilan pemain berusia antara 24 hingga 29 tahun atau 30 persen. Menariknya ke-12 pemain old crack usia di atas 30 tersebut, justru merupakan kekuatan inti atau langganan starting lineup tim dalam 34 laganya.

Simak saja ke-12 nama-nama pemain veteran mereka saat itu, penjaga gawang Dede Sulaiman (usia 32 tahun), Ricardo Salampessy (34 tahun), Marcio Nascimento Rosario (Brasil, 34 tahun), Ian Louis Kabes (32 tahun), Bernardus Valentinus Telaubun (33 tahun).

Lalu ada Yohanis Tjoe yan g juga 33 tahun, Imanuel Wanggai (30 tahun), Yustinus Pae (35 tahun), dan Boaz Theofilius Erwin Solossa usia 32 tahun.

Kemudian ada Addison Alves de Oliveira (Brasil, 37 tahun), Hilton Thon Mauro Moreira (Brasil, 37 tahun), Abdoulaye Maïga (Mali, 30 tahun), dan Marcel Silva Sacramento (Brasil, 31 tahun).

Bahkan dalam hitungan usia rata-rata pemain Persipura pada 2018 menyentuh angka  29,3 tahun atau tertua di antara 17 tim lainnya yang masih berada pada kisaran rata-rata muda usia.

TIRA-Persikabo pada posisi pertama termuda rata-rata usia 25,0 tahun hingga Madura United 29,1 tahun pada urutan termuda ke-17.

Padahal pada Liga 1 2017  Persipura dengan rata-rata usia 28,0 tahun berada di posisi ke-14 termuda, kemudian Liga 1 2019 posisi ke-17 termuda (rata-rata 29,0 tahun), dan Liga 1 2020 ini relatif jauh lebih muda dengan angka 27,3 tahun masuk urutan ke-11 termuda.

Bandingkan ketika Persipura sukses menyabet gelar juara Indonesia Soccer Championship A 2016, usia rata-rata pemain mereka adalah 27,8 tahun ada di posisi termuda ke-11.

Apakah sejarah emas itu degnan catatan rata-rata muda usia pada ISCA A 2016, mereka bisa mengulangnya pada Liga 1 2020. Bisa jadi karena masih menyisakan 31 pekan laga yang semeta terhenti setelah merebaknya pandemi virus corona.*01

Pemain Persipura Berusia di Atas 30 tahun saat Mengakhiri 2018 di Posisi Ke-12
1. Dede Sulaiman (32 tahun)
2. Ricardo Salampessy (34 tahun)
3. Marcio Nascimento Rosario (Brasil, 34 tahun)
4. Ian Louis Kabes (32 tahun)
5. Bernardus Valentinus Telaubun (33 tahun)
6. Yohanis Tjoe (33 tahun)
7. Imanuel Wanggai (30 tahun)
8. Yustinus Pae (35 tahun)
9. Addison Alves de Oliveira (Brasil, 37 tahun)
10. Hilton Thon Mauro Moreira (Brasil, 37 tahun)
11. Boaz Theofilius Erwin Solossa (32 tahun)
12. Marcel Silva Sacramento (Brasil, 31 tahun)

news
Penulis
Noval Luthfianto
__backpacker-nya Top Skor di Jawa Timur dan sekitarnya__(that's one thing you learn in sports, you don't give up and you fight to the finish)