news
LIGA 1
Bersepeda Jadi Tren Sekaligus Pelengkap Latihan Mandiri Skuat Persib Bandung
15 June 2020 08:50 WIB
berita
Abdul Aziz (depan) dan Erwin Ramdani (belakang) harus menuntun sepedanya ketika memasuki tanjakan yang begitu sulit pada progam bersepeda di Lembang beberapa waktu. Saat in, mereka menjadikan bersepeda sebagai pelengkap selama berlatih di rumah. Arief NK TopSkor
BANDUNG - Bersepeda menjadi tren di kalangan masyarakat di masa pandemi Covid-19 saat ini. Begitu juga di kalangan para pemain tim Persib Bandung. Apalagi, pelatih mereka Robert Rene Alberts tidak melarangnya selama itu dapat menjaga kebugaran.

Ada yang melakukannya bersama rekan setim. Ada pula yang mengayuhnya bersama keluarga dan kerabat dekat. Bersepeda memang mengasyikan apalagi di Kota Bandung saat ini kian marak aktivitas olahraga bersepeda.




Baca Juga :
- IPW Imbau Polri Tidak Keluarkan Izin Penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2
- Enam Petinju Pelatnas Dipersiapkan Rebut Tiket Olimpiade di Kejuaraan Dunia 2021


“Bersepeda memang lain dengan olahraga biasa. Namun buat saya sama manfaatnya untuk menjaga kondisi tubuh  selama kita tak bertanding,” kata Zalnando yang kerap bersepeda bersama Erwin Ramdani dan Abdul Aziz.

Rupanya bukan hanya mereka bertiga saja yang menggandrungi olahraga bersepeda. Dedi Kusnandar pun akhir-akhir ini kerap mengikuti olahraga ini untuk menjaga kebugaran.


Baca Juga :
- Kecuali yang Cedera dan Sakit, Persib Bawa Semua Pemain ke Madura
- Setelah Test PCR Barulah Persib Menentukan Siapa Saja yang Akan Dibawa ke Madura


Asyiknya bersepeda ini kerap mereka abadikan di status whatsapp miliknya. “Memang bersepeda penuh keceriaan dan tentu saja kami bisa ketawa-ketawa yang bisa menghilangkan rasa lelah,” Erwin Ramdani menambahkan.

Program latihan bersepeda juga sudah pernah diterapkan Robert Rene Alberts sebagaian rangkaian Training Centre (TC) di Lembang beberapa pekan menjelang Liga 1 2020 bergulir.

Dengan, bersepeda itulah cara Robert dalam menyatukan dan membentuk chemistry di antara pemain. Alhasil, melalui  bersepeda itu pun, Robert bisa mengetahui siapa saja yang daya juangnnya tinggi ketika harus menempuh medan berat. Lalu, siapa saja yang fisiknya kuat dan yang kurang motivasi. Sebab, kala itu rute yang berada di kawasan Lembang itu berkelok, turun, dan menanjak.

Selain rutenya yang berkelok, turunan yang curam, dan tanjakan yang begitu berat untuk dikayuh, juga menyusuri ladang perkebunan sebagai khasnya Kota Lembang sebagai penghasil sayuran segar.

Boleh jadi, berawal dari sana kenapa para pemain dalam menjalankan latihan mandirinya menyertakan program bersepeda akhir-akhir ini. Sebabnya, karena mereka sudah merasakan bagaimana manfaat bersepeda yang pernah dijajalnya sepanjang 17 kilometer lebih.

“Iya, sekarang juga kami tak sendirian, sama Zalnando dan Erwin kami sama bersepeda keliling Bandung juga sudah cukup, enaknya bersepeda bisa menghilangkan kejenuhan,” gelandang Persib Bandung Abdul Aziz menambahkan.*04

A
Penulis
Arief N K