news
UMUM
Jadwal IBL Telah Dirilis, Namun Ada Klub yang Belum Bisa Latihan
15 June 2020 07:59 WIB
berita
Pemain Prawira Bandung kala menjalani laga melawan Bank BPD DIY Bima Perkasa pada seri keenam IBL 2020 yang berlangsung di DBL Arena, Surabaya, Kamis, 5 Maret 2020/ Foto Dok IBL
INDONESIA Basketball League (IBL) telah merilis jadwal lanjutan kompetisi musim 2020, yakni kompetisi akan dimulai pada 4 September 2020.

Meski begitu, masih ada klub yang belum bisa menggelar latihan.




Baca Juga :
- Pemerintah Minta PSSI Menindaklanjuti Inpres No.3 dan Road Map yang Sudah Tersusun
- Preview Timnas Indonesia U-16 vs Uni Emirat Arab U-16


Misalnya, Prawira Bandung yang masih menunggu arahan dari pemerintah daerah setempat pada masa pandemi virus corona (Covid-19).

"Peraturan daerah di Bandung soal PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) beda dengan di Jakarta. Jadi sebenarnya kami menunggu arahan pemerintah untuk memulai latihan," ujar pemain Prawira Bandung, Diftha Pratama.


Baca Juga :
- PR Shin Tae-yong, Kombinasi di Lini Depan Timnas U-19 Masih Harus Diperbaiki
- Kelana Mahessa Langsung Menjadi Starter Timnas U-19 Indonesia versus Hajduk Split U-19, Sore Nanti


"Sebenarnya, meski belum latihan, kami tetap menjalani program," kata Diftha Pratama.

Selain menunggu intruksi dari pemerintah daerah, Diftha Pratama juga mengatakan sejumlah pemain lainnya belum dapat berlatih bersama.

"Beberapa pemain juga masih di daerah. Jadi untuk kembali ke Bandung butuh proses. Jangankan yang dari daerah, kami yang di Jakarta saja susah (untuk ke Bandung)," kata Diftha Pratama.

Diftha mengatakan bahwa saat ini Prawira Bandung hanya mengandalkan program latihan yang diberikan pelatih untuk dilakukan di rumah masing-masing.

"Ya, yang penting jaga kondisinya. Jangan sampai tiba-tiba berat menjadi 100 kg. Jadi saat mulai tidak terlalu drop saja.”

Sebelumnya, kompetisi IBL 2020 telah ditetapkan untuk bergulir mulai 4 September hingga 5 Oktober 2020 di satu lokasi, yakni di Jakarta atau Yogyakarta.

Namun, salah satu hal yang cukup mengejutkan dalam keputusan rapat adalah manajemen IBL dan klub memastikan jika kompetisi diselenggarakan tanpa pemain asing.

Hal ini tentu berkaitan dengan belum kondusifnya keadaan Amerika Serikat (AS).

Selain masih berjibaku dengan Covid-19, Negeri Paman Sam juga sedang panas akibat kematian warga afro-amerika, George Floyd.

Selain itu, izin masuk Indonesia yang cukup ketat membuat para pemain asing sulit untuk kembali ke Tanah Air dalam waktu dekat.*MUHAMMAD RAMDAN/04

R
Penulis
Rizki Haerullah