news
LIGA 1
Proses Alot dan Menyedihkan, Ferdinand Sinaga Mundur dari Klub Malaysia
30 May 2020 19:57 WIB
berita
Penyerang PSM Makassar, Ferdinand Sinaga - Jessica Margaretha
MAKASSAR -- Penyerang PSM Makassar, Ferdinand Sinaga beberkan kisahnya mengundurkan diri dari klub Malaysia dan pulang ke Indonesia.

Penyerang berusia 31 tahun ini diketahui memang sempat merantau ke negeri tetangga pada 2018. Tapi hanya bertahan selama tiga bulan.




Baca Juga :
- Kesan Pertama di Persija Bikin Gustavo Chena Bertahan di Indonesia Selama 17 Tahun
- Pengakuan Mengejutkan Rizky Ridho: Dulu Bonek, Kini Jadi Pemain Utama Persebaya


Di Malaysia, Ferdinand membela Kelantan FA pada kasta tertinggi sejak 4 Januari hingga 20 Maret 2018 akhirnya kembali ke PSM.

Rupanya saat meninggalkan Malaysia itu ada proses yang alot dan menyedihkan baginya, yang dibagikan lewat channel Youtube-nya.


Baca Juga :
- Luar Biasa! Boyolali Segera Miliki Lapangan Rumput Hybrid Mirip dengan Santiago Bernabeu
- Lin Dan, Bukan Sosok Sempurna dan Kutukan di Indonesia


"Saya berbicara dengan Bibi Ramjani untuk mengundurkan diri. Bibi Ramjani adalah CEO di Kelantan pada waktu itu," kata Ferdinand mengawali kisahnya.

"Saya meminta mengundurkan diri tapi beliau masih mau saya stay di sana. Waktu itu hampir empat jam saya berbicara dengan beliau," ia melanjutkan.

Mantan penyerang Persib Bandung ini pun menyebut, dikarenakan satu dan hal lainnya, ia merasa kerja sama dengan Klantan tidak bisa dilanjutkan.

Karena hal itulah penyerang berjuluk The Dragon itu minta kepada pihak Kelantan FA untuk bisa pulang ke Indonesia.

"Istri saya menunggu di mobil, lagi hamil, kurang lebih hampir empat jam. Jadi itu momen yang sedih untuk saya," ucap Ferdinand.

"Tapi bagaimanapun, saya tetap menghargai kerja sama dengan beliau, walau tidak bisa dilanjutkan," ia menambahkan.

Pada akhirnya setelah pembicaraan yang alot, Kelantan FA bisa menerima keputusan itu dan memberikan surat pengunduran diri.

Adapun selama di klub Malaysia tersebut, Ferdinand hanya merasakan bermain pada lima pertandingan Liga Super Malaysia.

Ia selalu tampil starter, hanya sekali digantikan atau empat kali main penuh, mencatat 432 menit main, dan tanpa mencetak satu pun gol.*Taufani Rahmanda/02

T
Penulis
Taufani Rahmanda