news
UMUM
KONI Jabar Tutup Fasilitas dan Program Pelatda, Atlet Juga Diminta Kurangi Pemakaian AC
30 May 2020 13:45 WIB
berita
KETUA Umum KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin berbincang dengan atlet Jawa Barat dalam sebuah kegiatan./Arief NK
BANDUNG –  Diperpanjangnya Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jawa Barat (PSBB) memaksa KONI Jawa Barat kembali melakukan penutupan semua fasilitas yang selama ini dipergunakan ajang Pelatda di Komplek Pajajaran, Cisangkan, Cipule, dan Jatiluhur, sampai 4 Juni mendatang.

Praktis dengan keputusan tersebut, semua atlet yang tengah dipersiapkan menuju PON XX kembali melaksanakan kegiatan latihannya secara mandiri hingga berakhirnya PSBB tahap ketiga di Jawa Barat.




Baca Juga :
- KONI DIY Sudah Susun Program Puslatda PON Papua 2021
- Ayah Khabib, Abdulmanap Nurmagomedov, Dimakamkan di Dagestan, Dihadiri Presiden Republik Chechnya


Imbauan KONI Jabar tersebut tertuang dalam surat edaran bernomor 0461/0.4/2020 tentang Perpanjangan Masa Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Covid-19 yang dikeluarkan pada 28 Mei 2020.

“Surat edaran ini berlaku untuk semua yang berada di lingkungan KONI Jabar. Bersama surat edaran tersebut, bukan saja menutup semua fasilitas namun juga agar menindak lanjuti  pelaksanaan Pelatda yang bertempat empat kawasan tersebut,” kata Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin menjelaskan.


Baca Juga :
- Pertiwi Indonesia Berbagi Peduli dengan Mantan Atlet di Tengah Pandemi Covid-19, Ada Ellyas Pical, Nurfitriyana, Loudry
- Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan kepada Organisasi Mahasiswa


Imbauan tersebut, kata Ahmad, sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran yang dikirimkan Kemenpora bernomor  RO. 06/3.27.3/SET/III?2020 tanggal 27 Mei 2020 tentang Perubahan Protokol Kewaspadaan Pencegahan Wabah Covid-19 Bagi Kegiatan Keolahragaan.

Lalu, melanjutkan juga Penjelasan Resmi Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 yang menyatakan makin meluasnya sebaran wilayah yang terpapar, juga terkait pernyataan WHO bahwa Virus Corona telah menjadi pandemi, Keputusan Gubernur Jawa Barat, Maklumat Kepolisian RI, Perda Gubernur Jabar, Surat Pemberitahuan KONI Pusat serta Keputusan Gubernur tanggal 28 Mei tentang Perpanjangan Sosial Berskala Besar (SPBB).

“Maka berdasarkan itulah kami rasa penting untuk menyampaikan kepada seluruh insan olahraga di lingkungan KONI Jabar agar semua mematuhi anjuran dalam rangka pencegahan, paling tidak meminimalisir dampak negatif dari Covid-19 ini,” kata Ahmad mengungkapkan.

Ahmad berharap, semua insan olahraga mulai pengurus, manajer, pelatih terutama atlet, untuk menjaga kesehatan, menghindari kegiatan keramaian di tempat umum.

“Kepada seluruh Ketua Umum Pengprov cabang olahraga, penanggung jawab, pelatih dan atlet Pelatda PON XX Jawa Barat, untuk menjalankan latihannya kami imbau dilaksanakan secara mandiri di rumah masing-masing dengan petunjuk program yang diberikan oleh pelatih sampai 4 Juni nanti,” Ahmad menegaskan.

Selama perpanjangan PSBB tersebut Ahmad menganjurkan agar seluruh insan olahraga di lingkungannya tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran dengan tetap aktif berolahraga, beraktifitas fisik, menjaga kebersihan serta menerapkan pola hidup sehat.

“Apabila ada yang merasakan demam ringan, batuk, flu segera periksakan ke dokter. Gunakan masker, mengurangi penggunaan pendingin di ruangan karena rentan Covid -19 hanya dapat berkembang pada suhu di bawah 27 derajat, itu imbauan saya untuk semua insan olahraga,” Ahmad berpesan.

Kendati demikian, katanya, kesekretariatan KONI Jabar tetap aktif seperti biasa. Hanya saja katanya,  pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan. Namun, untuk meminimalisir kerumunan, KONI Jabar menyarankan aktivitas dilakukan secara online.*04

A
Penulis
Arief N K