news
LIGA 1
Nilai Subsidi Klub Akan Ditambah, Persib Bandung Belum Dapat Kabar
30 May 2020 13:40 WIB
berita
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono. Teddy belum mendapat informasi prihal kenaikan subsidi untuk klub./Arief NK TopSkor
BANDUNG - Keuntungan besar didapat PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada musim ini. Hal itu membuat mereka bisa menaikan nilai subdisi kepada setiap klub.

Menurut Direktur Bisnis PT LIB, Rudy Kangdra yang diberitakan TopSkor.id (29/5/30), dengan adanya siaran langsung praktis menaikan rating  dan share dan itu bisa menjadi pengganti pendapatan klub setelah tak mendapatkan pemasukan dari tiket apabila nantinya pertandingan tanpa penonton.




Baca Juga :
- Kesan Pertama di Persija Bikin Gustavo Chena Bertahan di Indonesia Selama 17 Tahun
- Latihan Ditunda Dulu, Persib Matangkan Protokol Kesehatan


"Sebenarnya subsidi bisa ditambah karena pendapatan kita lebih. Ini jika skenario kompetisi lanjut. Tahun ini liga untung. Kalau itupun hanya berjalan sesuai kontrak sebelumnya, untuk nambah subsidi sanggup," Rudy menambahkan.

Tetapi persoalannya, apakah pihak sponsor sanggup atau tidak untuk negosiasi ulang? Menurut Rudy, itu akan menjadi  kemungkinan pertama karena pihak sponsor tidak mau negosiasi dan  mengatakan sudah memiliki dana cadangan untuk subsidi tambahan.


Baca Juga :
- Viking Persib Club Rancang Kegiatan untuk HUT Ke-27
- INFOGRAFIS: Empat Petinggi Klub Liga 1 Ungkap Alasan Menolak Kompetisi Dilanjutkan


"Tapi kami harus negoisasi lagi. Kalau penonton enggak ada di stadion, semua menonton di televisi, berarti view bertambah, jadi rating naik, nah itu jadi senjata kami untuk bernegoisasi," Rudy menambahkan.

"Kedua, waktu negoisasi, LIB ingin mengaitkan soal hak siar pasti nambah kan tuh. Karena kemungkinan laga tanpa penonton tadi. Suporter semua kan nonton di tv, rating naik. Nah dari situ LIB mau ngepush minta tambahan dana untuk subsidi klub,” kata Rudy mengungkapkan.

Terkait hal itu, Persib Bandung salah satu kontestan  Liga 1 justru belum mendapatkan informasi secara lengkap tentang wacana kenaikan nilai subsidi. Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat  (PBB), Teddy Tjahjono, mengaku dengan tegas, belum mendapat informasi tersebut.

“Kami masih belum mendapat informasinya,” kata Teddy menegaskan lagi kepada TopSkor.id, Sabtu (30/5/20).

Jika memang semua itu bisa terealisasi jelas bakal menguntungkan seluruh klub. Dalam situasi seperti sekarang ini akibat wabah pandemi  Covid-19, bagi klub kenaikan subsidi sangat diperlukan bagi kelangsungan hidup klub.

Paling tidak, kenaikan subdisi bisa menutup biaya klub untuk menyelenggarakan pertandingan di kandang. Selain itu, bakal meringankan beban klub untuk gaji dan kebutuhan lainnya.*04

A
Penulis
Arief N K