news
LIGA 1
Dalam Gang yang Gelap dengan Sandal di Tangan, Riko Simanjuntak Asah Kecepatan
29 May 2020 13:20 WIB
berita
Winger Persija Riko Simanjuntak/ Foto Dokumentasi Riko Simanjuntak
WINGER Persija Jakarta, Riko Simanjuntak membeberkan rahasianya kenapa bisa memiliki kecepatan yang luar biasa.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa meski bertubuh mungil, Riko memiliki kecepatan yang menjadi senjata utamanya dalam berlaga.




Baca Juga :
- Timnas Indonesia U-16 Jajaki Tiga Uji Coba Internasional, Satu Negara Sudah Hampir Pasti
- Skuat Timnas Indonesia U-16 Cepat Beradaptasi


Penyerang sayap 28 tahun ini salah satu kunci mengerikannya lini serang Persija bersama Marko Simic sebagai penyerang.

Ternyata kecepatan tinggi yang dimilikinya saat ini terasah sejak kecil, dan karena hal-hal unik yang tak berhubungan dengan sepak bola.


Baca Juga :
- Bocoran Taktik: Di Argentina, Dari 4 Tahun Dibina, Usia 8 Tahun Sudah Diambil Klub Besar di Kota
- Stadion Si Jalak Harupat dan Gelora Bandung Lautan Api Tetap Jadi Pilihan Persib


"Jadi saya dari kecil memang sudah suka lari-lari. Setiap orangtua suruh membeli sesuatu, pasti saya lari secepat yang saya bisa," ucap Riko.

Seperti anak-anak lainnya, pemain asal Pematangsiantar, Sumatra Utara, kerap kali disuruh oleh orangtuanya berbelanja.

Meski demikian, aktivitas itu tentu tidak rutin dijalani. Beda dengan dua hal lain yang bisa dibilang jadi ajang rutin mengasah kecepatan.

"Ada pula kalau sudah bermain, saya takut gelap. Dari gang ke rumah itu kan kurang lebih 100 meter," Riko menceritakan.

"Jadi sebelum lewati gelap itu saya sudah buka sandal dan ditaruh di tangan, langsung lari sekencang-kencangnya," ucapnya. Dan, faktor lainnya adalah karena rutinitas saat masih kecil dalam hal mengejar layangan.

Saat ada layang-layang putus, Riko dituntut mengelurakan kecepatan maksimal agar bisa bersaing dengan teman-teman yang lebih besar tubuhnya.

"Jadi memang sejak kecil itu saya sudah identik dengan lari. Apa-apa itu sering dilakukan dengan lari secepatnya," kata eks-penyerang Gresik United ini.

"Itu (lari cepat) sudah menjadi kebiasaan dan jadi karakter. Karakter itu pun otomatis terbawa hingga sekarang," Riko menambahkan.*TAUFANI RAHMANDA/04

R
Penulis
Rizki Haerullah