news
UMUM
Gelandang Timnas U-16 Dimas Juliono: Orangtua Sempat Khawatir, tapi Panggilan Negara Tidak Bisa Ditolak
29 May 2020 11:36 WIB
berita
Gelandang Persib U-16 Dimas Juliono tunggu panggilan Bima Sakti/Foto Ady Sesotya TopSkor
BANDUNG - Dimas Juliono Pamungkas sudah berlatih di lapangan bersama Edy Yaman Yunus pelatih di kub kampung halamannya Galuh Putra Tasikmalaya.

Tapi latihan virtual yang diberikan pelatih timnas Indonesia U-16 Bima Sakti juga tetap dilahapnya. Dia ingin kondisinya bugar dan fit ketika kembali ke Tim Garuda Asia.




Baca Juga :
- Shin Tae Yong Ternyata Ikut Berperan Memperbaiki Fisik Pemain Timnas U-16
- Cara Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti Hilangkan Stres Pemain: dari Lomba Hafalan Al Quran hingga Mobile Legends


"Coach Bima cuma kasih libur tiga hari untuk Lebaran. Capai banget ketika mulai lagi. Tapi sekarang sudah normal lagi," kata Dimas.

Asa Dimas untuk sepak bola prestasi sangat tinggi. Dia tidak ingin kehilangan kesempatan ketika kursi timnas sudah di tangan.


Baca Juga :
- Pelatih Persib Robert Rene Alberts Berharap Negosiasi Gaji Bisa Penuhi Keinginan Komponen Tim
- Terapkan Protokol Kesehatan, Persib Siap Jalani Adaptasi Kebiasaan Baru


Apalagi hajatan Piala Asia U-16 2020 yang bakal digelar di Bahrain, September 2020 sudah di depan mata.

"Waktunya enggak lama lagi. Sementara latihan bersama sudah kepotong sama wabah virus corona," ucap Dimas pada TopSkor.id, Jumat (29/5/2020).

Latihan mandiri, meski menjemukan, harus digeber. Apapun model latihan yang diberikan pelatih tuntas dikerjakan.

"Saya pun siap memenuhi panggilan timnas untuk berlatih bersama dengan penerapan new normal," kata pemain Persib Bandung U-16 itu.

Dimas mengaku sudah kangen berkumpul dengan anak-anak Garuda Asia. Kapanpun diminta bergabung dia sangat siap.

"Karena Piala Asia U-16 2020 tempat penentuan akhir lolos tidaknya Indonesia ke ajang Piala Dunia," Dimas menuturkan.

"Siapa sih yang enggak ingin ke Piala Dunia? Semua pesepak bola punya mimpi ke sana. Tampil bersama timnas di Piala Dunia," Dimas menegaskan.

Cuma yang jadi kendala, pandemi covid-19 belum reda. Bukan tidak mungkin orangtua pemain masih khawatir melepas anaknya ke timnas.

"Mama memang sempat khawatir karena virus corona masoh mewabah. Tapi dia paham kok, panggilan negara tidak bisa ditolak," Dimas memungkasi.

news
Penulis
Dani Wihara
tukang tulas tulis persib bandung