news
LIGA 1
Tahun 2019 Menyisakan Banyak Cerita untuk Karier Raja Assist PSS Sleman Ini
29 May 2020 11:15 WIB
berita
Aksi Irkham Zahrul Milla di laga lawan Tira Persikabo di Liga 1 2020, Maret 2020. Topskor.id/Sri Nugroho TopSkor
SLEMAN -- Usianya memang baru 22 tahun. Namun, prestasi dan performanya sudah patut diacungi jempol. Dia adalah bintang muda PSS Sleman, Irkham Zahrul Milla.

Pemain kelahiran Tegal, 2 Mei 1998 itu adalah pengisi pos sayap di skuat Super Elang Jawa. Musim 2019 lalu bisa dikatakan sebagai momentum emas yang sudah dilaluinya dengan baik.




Baca Juga :
- Pelatih Persib Robert Rene Alberts Berharap Negosiasi Gaji Bisa Penuhi Keinginan Komponen Tim
- Dinilai Rugikan Klub, Musim Depan Arema Wacanakan Kontrak Pemain Tanpa DP


Di level tim, bersama PSS, Milla mencatat dua gol dan lima assist. Total sepanjang musim 2019 lalu, Irkham Milla tampil sebanyak 17 pertandingan.

Dia memang tidak selalu menjadi pilihan utama di PSS, termasuk di era pelatih Seto Nurdiyantoro lalu. Namun demikian, Milla terbukti selalu mampu tampil memuaskan saat diturunkan pelatih meski dengan status sebagai pemain cadangan.


Baca Juga :
- Gelandang Madura United Asep Berlian Geber Kebugaran Fisik Jelang Liga 1
- Sayap PSM Bayu Gatra Merasa Perlu Ada Kejelasan Lebih Detail soal Kontrak


Yang menjadi catatan adalah bahwa lima assist yang di musim 2019 lalu adalah merupakan catatan terbanyak di tim yang berkandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman itu. Catatan yang sama yakni lima assist juga ditorehkan pemain asing asal Argentina, Brian Ferreira.

Dengan tinggi 168 sentimeter, Irkham Milla selalu tampil dengan kecepatan yang merepotkan bek lawan. Kelincahan dan kecepatannya membuat lawan kerap menjatuhkan Milla sehingga berakibat pada tendangan bebas bahkan penalti untuk PSS.

Dengan status sebagai tim promosi di Liga 1 2019, Milla mampu berkontribusi pada PSS yang akhirnya mampu finis di peringkat ke delapan di klasemen akhir. Sebuah hasil yang mengejutkan untuk sebuah tim promosi di mana dua tim lainnya yakni Semen Padang dan Kalteng Putra yang juga adalah tim promosi harus kembali terdegradasi ke Liga 2.

Dan tahun 2019 lalu, kelihaian Milla membuatnya juga dipanggil dalam timnas U-22 yang bertarung di ajang SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Bersama tim asuhan Indra Sjafri itu, Irkham Milla juga punya kontribusi saat timnas Indonesia U-22 tampil sebagai runner-up.

“Tahun 2019 punya banyak cerita untuk karier saya baik di klub maupun timnas. Ini menjadi pelajaran berarti untuk saya agar terus berlatih dan bekerja keras ke depannya,” kata Irkham Milla pada TopSkor,id pada Januari 2020 lalu.*04

news
Penulis
Sri Nugroho
Penulis adalah penggila sepak bola nasional dan seorang Milanisti. Fotografi dan dunia olahraga menjadi teman keseharian. Penulis juga pecinta kucing dan ikan koi.