news
LIGA INGGRIS
Tenang Guardiola, Fernandinho Sudah Pantas Gantikan David Silva sebagai Kapten Manchester City
28 May 2020 22:11 WIB
berita
Gelandang Manchester City, Fernandinho -Topskor/istimewa
MANCHESTER – Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, boleh jadi sudah siap ketika harus kehilangan David Silva. Gelandang asal Spanyol tersebut memang sudah menyatakan akan meninggalkan The Citizens setelah musim ini berakhir.

Namun, Pep—panggilan Guardiola—pun tidak hanya harus siap mencari pengganti Silva melainkan juga memilih sosok yang tepat siapa yang akan menyandang ban kapten selanjutnya.




Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Guardiola Puji David Silva Setinggi Langit karena Assistnya
- Jemawa! Milan Bisa Juara jika Rekrut Ibrahimovic sejak Awal Musim, Ini Penjelasannya


Ada sejumlah pemain City yang memang pantas menyandang tugas tersebut. Tapi, dari sejumlah pemain City ada satu pemain yang menurut Andy Morrison pantas dan tepat menggantikan Silva sebagai kapten.

Pemain tersebut adalah Fernandinho Morrison yang merupakan kapten City ketika membawa tim ini promosi secara beruntun dari divisi tiga pada 1999 ke Championship pada 2000, menilai bahwa Fernandinho memiliki kualitas sebagai kapten City selanjutnya.


Baca Juga :
- Willian Paling Kinclong di Chelsea dalam Fase New Normal
- Solskjaer Memberikan Pesan kepada Nathan Ake: Kami Membutuhkan Bek


Menurut Morrison, mencari kapten baru tidak perlu melihat apakah pemain tersebut memiliki bakat alamiah sebagai pemimpin, tapi pemain yang justru selama ini menjadi contoh bagi rekannya yang lain.

Fernandinho, menurut Morrison, pemain dengan kriteria tersebut. “Ini tidak hanya apa yang terlihat dalam satu pertandingan, melainkan tentang bagaimana pemain mampu mengajak rekannya yang lain. Saya selalu terkesan dengan apa yang diperlihatkan Fernandinho,” kata Morrison lagi.

Fernandinho pemain yang memiliki mentalitas yang kuat. “Ketika saya melihatnya, dia pemain yang bagi setiap rekannya akan diikuti,” kata Morrison, menegaskan.

Fernandinho sendiri sudah pernah menyandang ban kapten dalam sejumlah kesempatan Di sisi lain, dia mampu menjalankan tugasnya dengan memuaskan ketika harus bermain sebagai bek tengah meski posisi aslinya adalah gelandang bertahan.

“Tentu saja, ada sejumlah pemain lain yang juga pantas, tapi Fernandinho selalu menjadi favorit saya di klub ini,” katanya lagi.

Sepanjang musim ini, Fernandinho memang memiliki peran penting di City. Khususnya ketika posisi dan perannya bergeser, dari gelandang menjadi bek tengah.

Pencapaian City sebelum kompetisi dihentikan karena pandemic corona, memang tidak jauh dari performa sejumah pemain kreatif seperti Kevin De Bruyne atau Riyad Mahrez.

Meski demikian, ada sejumlah asalan yang membuat Fernandinho juga sangat penting. Keputusan Guardiola menempatkan Fernandinho di jantung pertahanan tidak terlepas dari krisis yang dialami City di pertahanan.

Guardiola membuat keputusan dengan menjadikan salah satu pemain andalannya bermain di pertahanan. Yang mengesankan, Fernandinho mampu bermain lebih baik.

Pemain 34 tahun ini memperlihatkan transisi yang baik dari sebagai gelandang bertahan menjadi bek tengah.

Fernandinho sendiri mengakui bahwa sebenarnya dia tidak pernah terpikirkan untuk bermain secara terus menerus di jantung pertahanan. “Guardiola pelatih spesial. Mungkin saya tidak akan pernah bermain di posisi tersebut tanpa permintaannya saat itu,” kata Fernandinho.

Fernandinho rata-rata mampu melakukan 5,11 sukses meredam serangan lawan dalam 90 menit. Bandingkan dengan John Stones yang rata-rata hanya 3,90 per 90 menit atau Otamendi yang 3,27 per 90 menit.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat