news
LIGA SPANYOL
Ini Dia, Lima hal yang Mungkin Belum Diketahui Tentang Luka Modric, Salah Satunya Soal Perang Yugoslavia
28 May 2020 19:59 WIB
berita
Modric turut kena imbas dari Perang Yusguslavia pada 1990an.-TopSkor.Id/LaLiga-
MADRID - Luka Modric merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki oleh Real Madrid. Dia tururt serta dalam mengantar tim meraih gelar-gelar penting, contohnya seperti ketika Madrid memenangkan gelar Liga Champions selama tiga kali beruntun.

Namun di luar itu semua mungkin ada beberapa hal yang mungkin tidak diketahui publik soal Modric. Contohnya mulai dari masa kecilnya yang sulit sebagai pengungsi hingga hampir bergabung dengan rival Real Madrid, Barcelona. 




Baca Juga :
- Tanpa Gol-Gol Ramos, Madrid Tidak Akan Memimpin Klasemen seperti Saat Ini
- Diwarnai Dua Kartu Merah, Barcelona Menangkan Derby Katalunya


Lebih dari satu dekade yang lalu, gelandang asal Kroasia tersebut tidak hanya menjadi salah satu pemain paling bertalenta di zamannya, tetapi juga menjadi pemain yang paling mempesona. Berikut adalah lima hal yang mungkin belum diketahui tentang Modric:

1. la menjadi pengungsi saat masa kecilnya
Luka memiliki masa kecil yang berat. Tumbuh selama Perang Yugoslavia pada awal 1990-an, ia secara tragis kehilangan kakeknya akibat konflik dan menjadi pengungsi dengan keluarganya yang terpaksa meninggalkan kota asal mereka. Dia tumbuh di hotel sebagian besar di Hotel Kolovare, di Zadar - dan pertama kali belajar bermain sepak bola di ruang parkir hotel.


Baca Juga :
- Ini Dia, Unggahan Terbaik dari Para Pemain dan Klub LaLiga di Media Sosial
- Inilah Deretan Pemain LaLiga yang Pulih dari Cedera dan Beri Dampak bagi Timnya Musim Ini


2. Barcelona menghubunginya pada tahun 2008
Saat ini mungkin akan sulit membayangkan Luka bermain bagi Barcelona, tapi pada tahun 2008 silam ia digadang-gadangkan akan bergabung dengan raksasa Katalonia tersebut. la bahkan memberikan wawancara kepada sebuah koran Spanyol Mundo Deportivo dan ia menyebutkan bahwa ia ingin bermain bagi Barca, bahkan berpose dengan seragam klub tersebut, meskipun akhirnya Modric meninggalkan Dinamo Zagreb menuju Tottenham pada musim panas tahun 2008, dan akhirnya bergabung bersama Real Madrid tahun 2012. Setelah satu gelar LaLiga dan empat Liga Champions , ia masih menguasai lini tengah di Santiago Bernabeu.

3. Debutnya di Real Madrid berakhir dengan sebuah trofi
Hanya beberapa debut yang sesukses Luka di Real Madrid. Setelah datang dari Tottenham pada bursa transfer musim panas 2012, gelandang tersebut melakukan penampilan perdananya di leg kedua Piala Super Spanyol melawan Barcelona di Bernabeu. Dengan skor agregat sama kuat 4-4 saat ia menggantikan Mesut Ozil pada babak kedua, ia mengatur lini tengah selama waktu yang tersisa untuk memastikan hasil imbang dan membuat Real Madrid meraih gelar pembuka. Tidak buruk untuk pertandingan perdana!

4. la terpilih sebagai pembelian terburuk tahun 2012
Meskipun ia meraih gelar pertama pada debutnya bersama Real Madrid, Modric menghadapi awal yang rumit bagi klub ibukota tersebut. Pertengahan musim 2012/13, ia bahkan didapuk sebagai pembelian terburuk LaLiga pada musim panas 2012, gelar yang cukup kasar mengingat ia telah melewatkan hampir semua pra-musim. Sejak itu, ia telah menegaskan reputasinya sebagai salah satu pesepak bola terbaik serta telah membuktikan sebaliknya kepada orang yang meragukannya dengan memenangkan trofi demi trofi dan Ballon d’Or 2018.

5. la bermain lebih lama dibanding pemain manapun pada Piala Dunia 2018
Piala Dunia 2018 menjadi salah satu turnamen yang berkesan dalam karir Luka. Duda musim panas lalu, ia membawa Kroasia menuju final yang tak terduga melawan Prancis dan memenangkan Bola Emas sebagai pemain terbaik dalam turnamen tersebut. Dengan tiga pertandingan babak gugur Kroasia mencapai babak tambahan (melawan Denmark, Rusia, dan Inggris) dan Modric¢ selalu berada dilapangan, ia mengumpulkan waktu 694 menit di lapangan selama turnamen, melebihi pemain lainnya.

 
I
Penulis
Igor Hakim