news
LIGA SPANYOL
Ketika Hazard Kini justru Harus Bercermin kepada Hazard
28 May 2020 18:14 WIB
berita
Gelandang Real Madrid, Eden Hazard (kiri) dan adiknya Thorgan Hazard -Topskor/istimewa
MADRID – Seorang fan di Real Madrid mengunggah sebuah kalimat sederhana “Hazard is back!”. Pernyataan ini kemudian langsung disambut dengan emoji bingung dari yang lain. Bahkan ada yang memberikan komentar lebih tajam: “Hanya di mimpi kamu!”

Setelah berhasil mengundang perhatian dan “keributan” kecil di dunia maya, si pengunggah pertama tersebut kemudian menyatakan “Ya, memang bukan Hazard yang kita punya, ini Hazard yang lain” sambil menyertakan dengan emoji tertawa.




Baca Juga :
- Tanpa Gol-Gol Ramos, Madrid Tidak Akan Memimpin Klasemen seperti Saat Ini
- Kejar Gol Immobile, Ronaldo Bisa Torehkan Rekor Unik


Yang dimaksud memang Hazard yang di Borussia Dortmund, yaitu Thorgan Hazard, adik dari Eden Hazard, bintang dunia yang dimiliki Los Merengues.

Kekalahan Dortmund dari Bayern Muenchen, 0-1, Selasa (27/5) lalu bahkan bukanlah kekalahan yang memberikan rapor buruk dari performa Thorgan. Setidaknya, ada tiga peluang atau aksi pemain 27 tahun ini yang sempat mengancam pertahanan Muenchen.


Baca Juga :
- Fernandinho Sudah Jadi Pelapis tapi Tetap Berharga bagi Guardiola saat lawan Madrid
- Madrid Bisa Juara La Liga Akhir Pekan Ini


Sebelum kekalahan dari Muenchen, Thorgan menjadi instrument penting dalam dua kemenangan Dortmund pada dua laga awal ketika kompetisi Bundesliga kembali bergulir setelah berhenti karena pandemi virus corona.

Pada pertandingan pertama contohnya saat menghadapi Schalke 04, Thorgan mencetak satu gol dan memberikan satu assist dalam kemenangan Dortmund, 4-0, pada duel yang bertajuk Riveryderby tersebut.

Lalu, dalam pertandingan selanjutnya menghadapi Wolfsburg, Thorgan juga memberikan kontribusi dengan satu assist dalam kemenangan 2-0 pada laga tandang tersebut.

Faktanya, itu hanya sejumlah contoh dari pembuktian peran Thorgan untuk Dortmund sepanjang musim ini. Ada empat laga beruntun di Bundesliga ketika dirinya mampu memberikan satu assist di setiap laga tersebut, yaitu saat imbang lawan Eintracht Frankfurt, Werder Bremen, Freiburg, dan ketika mengalahkan Borussia Moenchengladcbah.

Kini, Hazard mencatatkan rapor enam gol dan memberikan 12 assist dari enam pertandingan Bundesliga. Ada satu assist lainnya yaitu pada Piala Jerman, saat menang 2-1, 30 Oktober lalu.

Ya, Hazard di Dortmund adalah Hazard yang lain, yang berbeda dengan situasi Hazard di Madrid. Mereka adalah satu keluarga. Thorgan dua tahun lebih muda dibandingkan dengan Eden (Hazard).

Tahun ini atau musim kompetisi ini menjadi pembeda yang jelas antara keduanya. Eden dan Thorgan berganti klub. Yang pertama dari Chelsea ke Madrid lalu Thorgan dari Moenchengladbach ke Dortmund.

Jika sebelumnya Eden (Hazard) selalu berada di atas adiknya dalam sejumlah aspek karier sebagai pemain, Thorgan kini justru mampu memberikan wajah yang berbeda. Dia tengah berada dalam trek positif dibandingkan kakaknya.

Momen penting kedua kakak beradik ini terjadi pada musim panas 2019, saat masing-masing memang membuat langkah besar dalam karier masing-masing. Hazard ke Madrid dengan nilai mencapai 100 juta euro sedangkan adiknya bergabung dari Gladbach ke Dortmund dengan hanya 25 juta euro.

Dari kedua langkah tersebut, Thorgan yang ternyata mampu memperlihatkan performa terbaik dalam petualangan barunya. Termasuk penampilannya belakangan ini setelah kompetisi dilanjutkan kembali.

Dengan rapornya sepanjang musim ini, Thorgan rata-rata mampu mencetak satu gol setiap 138,26 menit. Statistiknya saat ini pun telah menyamai pencapaian terbaiknya pada 2014/15 ketika masih di Gladcbah.

Sebelumnya, Hazard yang memang memberikan contoh dengan keberhasilan kariernya baik di tingkat klub maupun timnas. Sebagai kakak, dia berhasil membuat adiknya untuk terpacu mengikuti jejaknya. “Thorgan > Eden” demikian tulisan dari Hazard dengan nada bercanda untuk adiknya itu, yang berarti Thorgan lebih lemah daripada Eden (Hazard).

Kini, situasi tampaknya terbalik. Eden yang harus bercermin mengikuti jejak Thorgan. Khususnya bagaimana cara Thorgan bisa sukses fase lockdown berakhir.

Hazard kini memiliki misi bagaimana kondisinya yang sudah fit setelah cedera tetap bisa tampil untuk Madrid di sisa musim ini. Hazard memang tidak beruntung, namun apa yang dilakukan Thorgan sepanjang musim ini tentu bukan hanya karena keberuntungan.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat