news
LIGA INGGRIS
Trofi Liga Champions Pertama Liverpool yang Ditandai sebagai Musim Terakhir Keegan
25 May 2020 21:35 WIB
berita
Ian Callaghan (kanan) ketika merayakan gelar Liga (Piala) Champions pada 25 Mei 1977 -Topskor/istimewa
LIVERPOOL – Selalu ada yang pertama yang kemudian menjadi titik tolak untuk meraih gelar lainnya. “Setelah Anda mendapatkan yang pertama, akan diikuti dengan trofi-trofi lainnya,” kata Ian Callaghan, yang membawa Liverpool meraih gelar Liga (Piala) Champions 1976/77 pada 25 Mei 1977 atau 43 tahun lalu.

Kini, faktanya, The Reds dalam sejarahnya telah meraih enam gelar Liga Champions. Terakhir tentu musim lalu saat pasukan Juergen Klopp tampil sebagai juara setelah mengalahkan Tottenham Hotspur dalam final yang digelar di Stadion Wanda Metropolitan




Baca Juga :
- Menang lawan Brighton, Van Dijk Malah Marah-Marah dan Sebut Para Pemain Liverpool Pemalas
- Disebut Striker Super Egois, Mohamed Salah Terancam Dijadikan Cadangan dalam Laga Liverpool Berikutnya


Setiap final yang berakhir dengan gelar selalu memberikan kenangan tersendiri. Dan, bagi Callaghan, tidak ada yang bisa menandingi momen dari trofi pertama yang diraih dalam sejarah tim ini di Kota Roma, Italia, Stadion Olimpico.

“Roma adalah spesial. Kali pertama Anda memenangkan sesuatu tentu menjadi sangat spesial. Di sisi lain, performa kami dalam pertandingan tersebut pun sangat hebat, khususnya setelah sebelum laga ini kami kalah dari Manchester United di final Piala FA,” kata Callaghan, 78 tahun.


Baca Juga :
- Liverpool Mungkin Merekrut Kembali Coutinho Jika Dia Minta Maaf Atas Kepindahannya ke Barcelona
- Bukan Liverpudlian, Aryn Williams Sebut Liga Inggris Masih Greget Meski Liverpool Sudah Juara


Namun, sukses tersebut sekaligus sebagai pertanda kepergian Kevin Keegan meninggalkan Liverpool. Dalam pertandingan tersebut, Liverpool di bawah asuhan Bob Paisley, memiliki sejumlah pemain yang kariernya tengah menanjak, seperti Keegan.

Dengan kemampuannya sebagai penyerang, Keegan mendapatkan banyak tawaran dari klub Eropa dan dia pun bergabung dengan Hamburg SV. Menurut Callaghan, itu menjadi musim yang sulit bagi Keegan khususnya setelah yang dialami di keluarganya.

Desember 1976, ayah Keegan meninggal karena penyakit kanker. "Kami mengingat apa saja yang telah terjadi sepanjang musim tersebut dan kami mengingat peran Keegan," kata Callaghan. "Dia menangis ketika tahu bahwa dia akan meninggalkan Liverpool," katanya lagi.

Sedangkan Callaghan merupakan pemain sayap kanan. The Reds bermain dalam pola 4-4-2, dengan Keegan memiliki pergerakan lebih bebas di belakang penyerang Steve Heighway.

Sedangan lawan mereka, Borussia Moenchengladbach, di bawah asuhan Udo Lattek terdiri dari sejumlah pemain timnas Jerman seperti Berti Vogts, Rainer Bonhof, atau Jupp Heynckes.

Liverpool menang 3-1 lewat gol yang diciptakan Terry McDermott (menit ke-28), Tommy Smith (64), dan Phil Neal dari penalti (82). Sedangkan Gladbach sempat memperkecil kedudukan lewat gol Allan Simonsen pada menit ke-52.

“Itu merupakan malam yang luar biasa bagi Liverpool. Namun, trofi pertama tersebut akan selalu menjadi penting, khususnya bagi klub dalam melangkah di masa depan,” kata Callaghan lagi.

Callaghan sendiri dalam keriernya di Liverpool kemudian menjadi pemegang rekor sebagai pemain dnegan penampilan terbanyak, total 857 kali. Hanya semusim kemudian setelah meraih trofi pertama, dia pun kembali menjadi bagian penting dari sukses tim ini meraih trofi yang kedua pada 1977/78.

Selanjutnya, jejak Liverpool di ajang Liga Champions ditandai dengan lima gelar lainnya yaitu pada 1980/81, 1983/84, 2004/05, dan terakhir 2018/19.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat