news
LIGA INGGRIS
Fan Liverpool Ingin Marko Grujic Kembali ke Anfield
24 May 2020 16:44 WIB
berita
Marko Grujic saat menanduk bola dalam laga lawan Union Berlin, Jumat (22/5) -Topskor/istimewa
BERLIN – Liverpool di bawah asuhan Juergen Klopp bukan hanya sukses dengan pencapaian di ajang Eropa maupun domestik, melainkan juga karena strategi dan pilihan dalam transfer pemain.

Bahkan, karena sejumlah pembelian yang menjadi kunci sukses The Reds dalam meraih gelar, seperti trofi Liga Champions, dan kini hanya dua langkah (dua kemenangan) lagi mengakhiri penantian 30 tahun gelar Liga Primer.




Baca Juga :
- Raih Gelar Pemain Terbaik Liga Primer Juni 2019, Bruno Fernandes Samai Rekor Cristiano Ronaldo di MU
- Menang lawan Brighton, Van Dijk Malah Marah-Marah dan Sebut Para Pemain Liverpool Pemalas


Sejumlah pemain tersebut seperti Virgin Van Dijk, Alisson, Mohamed Salah, atau Sadio Mane deretan pembelian yang sukses. Namun, satu pemain yang justru merupakan pembelian pertama Klopp sebagai pelatih Liverpool justru tidak termasuk dalam pencapaian The Reds di era Klopp.

Pemain tersebut adalah Marko Grujic. Bergabung pada Januari 2016, Grujic tidak lama di Liverpool karena kemudian dia dipinjamkan ke Cardiff City (2018) dan kini Hertha Berlin.


Baca Juga :
- Disebut Striker Super Egois, Mohamed Salah Terancam Dijadikan Cadangan dalam Laga Liverpool Berikutnya
- Liverpool Mungkin Merekrut Kembali Coutinho Jika Dia Minta Maaf Atas Kepindahannya ke Barcelona


Kini, nama Grujic justru kembali muncul ke permukaan sebagai pemain pinjaman yang berpotensi kembali ke Liverpool. Semua itu tidak terlepas dari performa Grujic di klub Bundesliga tersebut sepanjang musim ini.

Jumat (22/5) atau Sabtu dini hari WIB Grujic tampil penuh sepanjang 90 menit dalam kemenangan timnya 4-0 dalam derby Berlin menghadapi Union Berlin, pada lanjutan Bundesliga. Dalam laga tersebut, Hertha bermain dalam pola 4-2-3-1 dan Grujic tampil sebagai gelandang bertahan.

Dari taktik yang diterapkan Bruno Labbadia (pelatih Berlin), Grujic bermain cemerlang yang mampu mengisi lini tengah dengan perannya. Dia bisa bermain di sisi kanan namun juga mampu bermain di kiri ketika timnya membutuhkan.

Pada laga itu pula, pemain 24 tahun ini kerap menerima bola dari posisi di kedalaman. Dan, Grujic memperlihatkan kemampuannya dari posisi tersebut dengan memberikan umpan-umpan jauh yang justru membuat timnya membuka serangan.

Selain meraih kemenangan, Berlin yang memang hanya mencapai penguasaan bola sekitar 55,3 persen, sukses di laga ini karena keterlibatan Grujic dalam membuat timnya melakukan tekanan dalam empat gol yang mereka ciptakan.

Lalu, dua pekan lalu ketika Hertha juga menang atas Hoffenheim, Grujic juga terlibat saat pasukan Labbadia meraih hasil positif tersebut. Faktor inilah yang kemudian membuat sejumlah pendukung Liverpool menilai bintang Yugoslavia ini memiliki peluang untuk kembali ke Anfield, mendapatkan kembali kesempatan kedua dalam kariernya bersama The Reds.

Grujic memiliki perbedaan dalam reaksi dan inisiatif terlibat dalam melakukan tekanan. Di antaranya dengan sejumlah tembakan-tembakan jarak jauh yang dilakukannya musim ini. Musim ini, Grujic mencetak tiga gol dari 24 laga di semua ajang.

Rapornya lawan Berlin: dua tembakan yang tidak mengarah ke gawang, dua operan kunci, akurasi operan mencapai 77,3 persen, delapan kali memenangkan duel udara, 66 menyentuh bola, dan membuat dua tackle sukses. Di sisi lain, dia melakukan lima kali clearance.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat