news
UMUM
Dewi Costa: Lockdown COVID-19 di Brasil, Kami Terkurung di Rumah
23 May 2020 11:50 WIB
berita
Alberto Goncalves da Costa bersama keluarga di Brazil – Istimewa/Dok. Rosmala Dewi Costa

SURABAYA – Mudik ke kampung halamannya di Belem, ibukota negara bagian Para, di bagian utara Brasil, sejak tanggal 17 April lalu, tak lantas membuat Alberto Goncalves da Costa leluasa. Meski Presiden Brazil, Joao Messias Bolsonaro tak menerapkan kebijaksanan lockdown nasional, namun justru diterapkan oleh 26 gubernur negara bagian, termasuk Gubernur Para, Helder Zahluth Barbalho. 

“Kami berempat datang ke Brasil ketika kota atau negara bagian tempat tinggal kami belum ada lockdown. Tapi hanya sempat jalan-jalan dua minggu, tapi kemudian ada aturan lockdown di Belem dan negara bagian Para sampai saat ini. Jadi kami sudah hampir sebulan ini mengkarantina diri di rumah saja. Beruntung rumnah keluarga besar Beto (Alberto Goncalves da Costa) sangat besar dan mempunyai  halaman luas untuk dia latihan setiap pagi dan sore. Aktivitas kami semua ya di rumah dan halaman saja.  Jenuh tentu, tapi di sini ada keluarga Beto jadi tetap terhibur,” tutur istri striker Madura United tersebut, Rosmala Dewi Costa, kepada TopSkor,id melalui direct message akun instagram-nya @dewicosta. 

Pasca kompetisi Liga 1 2020 terhenti sejak 16 Maret dan diperkuat keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB)  tanggal 22 Maret, Beto pun memutuskan pulang kampung setelah sempat mengkarantina diri di apatermennya di Surabaya selama hampir sebulan.  Akhirnya di saat saat Indonesia dan Jawa Timur ditetapkan berstatus red zone pandemi wabah virus corona, Beto bersama istri dan ketiga anaknya Daniella Flavia Rosmala da Costa (10 tahun), Dandara Fernanda Rosmala da Costa (7 tahun), dan Dalila Rosmala da Costa (1 tahun) bertolak ke Brazil. 

Di Brasil Beto menetap bersama putra sulung nya dari pernikahan pertama, Bruno Gabriel da Costa (14 tahun) dan kedua orangtuanya Jose Alberto Goncalves (ayah) dan Jacirema Goncalves (ibu). Angka kasus pandemi virus corona di Brazil relatif menjulang, awal Maret terdeteksi 3.904 positif, namun per tanggal 22 Mei ini tercatat angka bombastis 310.921 orang positif dengan angka meninggal dunia 20.082 orang dan kesembuhan 125.960 orang. 

“Tapi paling tidak meski ada lockdown, Beto menjadi lebih tenang karena dekat dengan orang tua, keluarga, dan anak-anak juga di sini (Brazil,red). Dia juga lebih nyaman latihan di udara terbuka halaman luas rumah keluarganya di sini, daripada di apartemen di Surabaya serba terbatas ruang geraknya. Semoga wabah virus corona cepat berakhir di seluruh dunia, dan semua aktivitas kembali normal termasuk sepak bola,” kata Dewi.*03

news
Penulis
Noval Luthfianto
__backpacker-nya Top Skor di Jawa Timur dan sekitarnya__(that's one thing you learn in sports, you don't give up and you fight to the finish)