news
LIGA 1
Gelandang Persebaya Dapat Ujian Jelang Hari Raya Idul Fitri
23 May 2020 06:13 WIB
berita
Bayu Nugroho usai laga uji coba Persebaya versus Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Januari 2020 lalu. TopSkor.id/Sri Nugroho
SOLO -- Jelang Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Minggu (24/5/2020), gelandang Persebaya Surabaya, Bayu Nugroho tengah mendapatkan ujian. Ini karena sang buah hati yang berusia dua tahun tengah sakit dan harus dirawat inap di rumah sakit.

“Sedih tentunya mas karena si kecil tengah di rawat di rumah sakit saat Lebaran segera tiba. Mohon doanya semoga anak saya dapat cepat sembuh,” kata Bayu Nugroho kepada Topskor.id, Jumat (22/5/2020).




Baca Juga :
- Top Aksi 3 Pertandingan Awal Liga 1 2020: PSM Makassar, Ada Lima Pemain Lokal yang Menonjol
- Merasa Diragukan, Pelatih Anyar Arema Carlos de Oliveira Malah Termotivasi dan Usung Tekad Juara


Dia bercerita bahwa sang buah hati harus dirawat karena suhu badan yang tak stabil. “Kadang suhu badannya tinggi, kadang kembali normal. Kemudian disarankan untuk opname di rumah sakit,” kata mantan pemain Persis Solo itu lagi.

Sebagai seorang ayah, dia mengaku tentu punya beban pikiran tersendiri dengan kondisi yang dialami sang buah hati. “Jika belum diperbolehkan pulang, tentunya kami harus menjalani Lebaran di rumah sakit. Sekali lagi mohon doa restunya semoga buah hati saya cepat kembali sembuh dan pulang ke rumah,” kata pemain yang musim 2019 lalu berkostum PSIS Semarang itu.


Baca Juga :
- David Da Silva Tinggal Lengkapi Dokumen, Secepat Mungkin Bergabung ke Persebaya
- Kabar Gembira buat Bonek, David Da Silva Sepakat Bertahan di Persebaya


Bayu sendiri mengakui jika momen Lebaran tahun ini tentu punya perbedaan yang cukup terasa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Biasanya, jelang Lebaran masih harus menjalani pertandingan bersama tim. Namun sekarang sudah berada di rumah selama sekitar dua bulan. Ini hikmah positifnya dari wabah corona,” ucap pemilik nomor punggung 92 itu lagi.

Dia juga mengatakan bahwa untuk aktivitas mudik, tiap tahunnya dia tidak menjalaninya. Ini karena memang Bayu dan sang istri sama-sama berasal dari kawasan Kota Solo. “Jadi memang tidak pernah repot mudik. Hehehe..,” ucap Bayu sambil tertawa.

Satu hal yang pasti, wabah corona saat ini membuat tradisi silaturahmi ke rumah sanak saudaranya tidak dapat dijalankan. “Masih ada cara lain dengan silaturahmi secara online. Terpenting semua saling mendoakan dan dalam keadaan sehat,” kata Bayu.*Sri Nugroho/02

news
Penulis
Sri Nugroho
Penulis adalah penggila sepak bola nasional dan seorang Milanisti. Fotografi dan dunia olahraga menjadi teman keseharian. Penulis juga pecinta kucing dan ikan koi.