news
LIGA 1
Gubernur DKI Anies Baswedan Salurkan Bantuan 3.000 Paket Sembako untuk Jakmania dari Gede Widiade
20 May 2020 22:45 WIB
berita
Gede Widiade (kanan) bersama Anies Baswedan saat meninjau gudang sembako di Pancoran Soccer Field/ Foto M Rizki H
MANTAN Direktur Utama Persija Jakarta yang kini menjabat Presiden Persib Balikpapan I Gede Widiade membagikan 3.000 paket sembako untuk warga ibu kota, khususnya Jakmania yang terkena dampak virus corona, melalui Pemprov DKI Jakarta .

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun secara simbolis memberikan bantuan tersebut kepada perwakilan Koordinator Daerah (Korda) The Jakmania dari Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.




Baca Juga :
- Tiba di Indonesia, Shin Taeyong dan Staf dari Korsel Jalani Isolasi Mandiri Selama 14 Hari
- Malam Ini Exco PSSI Menggelar Rapat, Kompetisi Dilanjutkan Semakin Kuat


Acara penyerahan sembako tersebut dilakukan di Pancoran Soccer Field (PSF), Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2020).

Anies mengungkapkan apresiasinya kepada I Gede Widiade yang peduli dengan warga Jakarta yang menjadi pandemi virus corona di Indonesia.


Baca Juga :
- Berawal dari Rp 900 Ribu, Alfath Bagai MImpi Bisa Setim dengan Para Bintang Persija yang Dulu Dilihatnya di Televisi
- Bukan Tim Halu, RB Depok Ternyata Didirikan Para Kepala Sekolah


"Sebenarnya kolaborasi seperti ini melibatkan banyak pihak. Kami memanggil warga Jakarta yang mendapatkan rezeki lebih bisa membantu yang lain. Nama programnya Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB)," ujar Anies Baswedan.

"Kami memanggilnya begini, istilahnya bayar balik ke Jakarta. Kita semua mengadu nasib ke Jakarta dan sekarang Jakarta sedang ada tantangan, mari kembalikan ke Jakarta dan ini sebagian direspons," katanya.

Anies Baswedan mengaku sebelumnya sudah membuat platform KSBB KSBB itu bertujuan untuk memfasilitasi pihak-pihak yang ingin berdonasi untuk meringankan beban warga Jakarta.

"Kami buat platform namanya KSBB, semua informasi ada di sana. Kami bangga ada Pak Gede yang peduli dengan Jakarta dan melihat platform itu menyalurkan ini semua ke keluarga besar The Jakmania," katanya.

"Beliau sudah menyiapkan mekanisme untuk membagikan kepada orang yang membutuhkan. Lewat ini saya yakin bukan hanya The Jakmania saja yang makin solid, tetapi Jakarta juga lebih solid," kata Anies.

Sembako yang disalurkan I Gede Widiade untuk warga Jakarta itu berbentuk beras, minyak goreng, dan mie instan.

Sementara, Gede Widiade mengaku banyak utang budi dengan masyarakat ibu kota ketika dirinya masih mengampu Macan Kemayoran.

"Saya sebagai warga Jakarta dan saya pernah bekerja sama dengan The Jakmania dan Persija, bahkan sampai sekarang. Saya dengan The Jakmania hubungannya tidak putus dan erat sangat dalam. Saya, Anies, dan The Jakmania punya hubungan dekat," ujar Gede Widiade.

"Waktu pak Anies pertama kali menjabat sama-sama dengan saya pertama kali tahun 2017. Jadi itu yang mendasari hubungan saya dengan The Jakmania," pria yang kini menjabat Presiden Persiba Balikpapan itu menambahkan.

Gede Widiade juga mengaku menjalankan misinya ini dalam menyalurkan sembako karena melihat program yang sudah diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Ada program dari DKI Jakarta yaitu Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB), jadi saya merasa sebagai warga Jakarta punya kewajiban ada sedikit dana yang disisihkan untuk menyerahkan ke Pemda DKI dan selanjutnya Pemda DKI memberikan ke orang yang tepat," katanya.

Pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur, itu juga sudah mempunyai rencana ke mana saja bantuan itu akan ditujukan.

"Kami kemarin kerja sama dengan Bung Dicky (Soemarno, Ketum The Jakmania, red), kami memohon ke Pemda DKI agar bantuan ini diserahkan bukan hanya ke The Jak tapi banyak, ada polisi, OB (Office Boy), security, dan terakhir sekarang The Jak dan mahasiswa," ucap Gede.

Ketua Umu Jakmania Diky Soemarno juga sudah mendapat arahan agar memberikan sembako kepada orang yang benar-benar membutuhkan.

"Ada 62 Korwil. Masing-masing wilayah akan mencatat data rekomendasi dari sub Korwil. Kami akan melihat apakah pantas atau tidak untuk saling bantu. Satu korwil 50 paket," katanya.*NIZAR GALANG/04

 

 

R
Penulis
Rizki Haerullah