news
INFOGRAFIS
INFOGRAFIS: Lewandowski, Contoh Strategi Jitu Transfer Bayern Muenchen
19 May 2020 20:46 WIB
berita
Penyerang Bayern Muenchen, Robert Lewandowski -Grafis: Triyadi
MUENCHEN – Robert Lewandowski adalah transfer terbaik dalam sejarah Bayern Muenchen. Datang dengan status bebas transfer tapi kemudian menjadi mesin gol yang menakutkan.

Inilah yang masih ada di benak Roy Makaay, yang juga mantan bintang Die Bayern. Makaay yang bermain untuk Muenchen pada 2003-2007 mengakui dirinya masih kagum jika mengingat status Lewy saat bergabung ke Muenchen pada musim panas 2014 silam.




Baca Juga :
- Jadon Sancho Bikin Dortmund Marah, Diam-diam Terbang ke Inggris Cukur Rambut
- Kirim Pesan Keadilan untuk George Floyd, Sancho Terancam Sanksi


Padahal, ketika itu, penyerang asal Polandia ini pun memiliki reputasi sebagai mesin gol saat masih di Borussia Dortmund. Dari 183 pertandingan untuk Die Borussien, Lewandowski mencetak 103 gol.

Ketika itulah, Muenchen jeli melihat peluang tersebut dengan memastikan mereka mendapatkan perjanjian prakontrak dengan Lewandowski. Perjanjian tersebut yang membuat Lewandowski hanya menghabiskan sisa kontraknya di Muenchen dengan demikian dia bisa pergi dengan status bebas transfer.


Baca Juga :
- Sancho Hattrick, Dortmund Pesta Gol Gilas Padeborn!
- Preview Padeborn vs Dortmund: Menanti Aksi Hazard dan Sancho


“Dia salah satu penyerang terbaik, sangat komplet,” kata Makaay, kepada media massa Jerman, Kicker. “Setiap musim, dia mampu mencetak lebih daripada 20 gol, dan itu sangat penting bagi rekan setimnya,” kata Makaay lagi.

Muenchen memang beruntung memiliki bintang yang kini berusia 31 tahun tersebut. “Ingat, dia pun perekrutan yang hebat pada 2014. Dia statusnya bebas transfer, Anda harus mengingat poin tersebut,” dia menegaskan.

Namun, semua itu tidak akan terjadi tanpa peran dari Matthias Sammer. Sosok inilah yang berhasil membuat perekrutan Lewy dari Dortmund ke Muenchen berjalan mulus. Sammer merupakan mantan bintang Dortmund yang kemudian menjadi Direktur Olahraga Muenchen.

Kini, dengan tetap produktifnya Lewandowski, Muenchen tidak memiliki rencana untuk segera mencari pengganti pemainnya ini. Dalam lima musim terakhir, Lewandowski minimal mampu mencetak 40 gol setiap musimnya di semua ajang.

Untuk Bundesliga musim ini, Lewy total telah menorehkan 26 gol untuk Muenchen. Sedangkan dari total 40 gol tersebut, 28 diciptakannya dengan kaki kanan, 4 gol kaki kiri, dan 8 gol lainnya dari tandukan.

Kini, Lewandowski kemungkinan besar memiliki peluang untuk meraih gelar Sepatu Emas atau Golden Shoe untuk kompetisi di liga negara Eropa. Kini, dia hanya satu gol di bawah penyerang Lazio, Ciro Immobile yang mencetak 27 gol di Seri A.

Di sisi lain, dalam usia kepala tiga, Lewandowski membuktikan dirinya masih mampu bersaing dengan sejumlah bintang muda saat ini. Erling Haaland contohnya, yang berusia 19 tahun, hanya unggul satu gol dari Lewy.

Haaland total mencetak 41 gol musim ini (total di Dortmund dan RB Salzburg) sedangkan Kylian Mbappe, bintang Paris Saint Germain 10 gol di bawah Lewandowski (30 gol).

Tentu saja, ada sejumlah pemain yang juga berstatus bebas transfer namun justru memberikan efek positif yang besar bagi klub barunya. Salah satu contohnya ketika Paul Pogba ketika meninggalkan Manchester United ke Juventus.

Bersama Juve, dia membawa klub ini juara Seri A. Sukses itu membuat MU membawanya kembali ke Old Trafford, tapi mereka harus membayar 89 juta euro. Atau Miroslav Klose yang meninggalkan Muenchen untuk bergabung ke Lazio.

Bersama klub Seri A itu, Klose mampu menorehkan 63 gol setelah tampil dalam 170 pertandingan, termasuk dengan membawa klub ini juara Piala Italia.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat