news
BULUTANGKIS
Lima Lawan Terberat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
19 May 2020 09:00 WIB
berita
Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad/ Foto TopSkor
TONTOWI Ahmad adalah pebulu tangkis bergelimang sukses. Bersama Liliyana Natsir, hampir semua gelar bergengsi nomor ganda campuran berhasil dimenangi.

Namun, keberhasilan pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tidaklah mudah. Sebab, mereka banyak menghadapi lawan tangguh di sirkuit BWF.




Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Predator di Markas Lawan, Pemain Tertajam Liga 1 di Laga Tandang
- 11 Tahun Tak Bertemu Orangtua, Bruno Casimir Kangen Ibu


Bagi Tontowi Ahmad, ada lima pasangan ganda campuran yang disebut sebagai lawan terberat yang pernah dihadapinya bersama Liliyana Natsir. Berikut daftarnya:

 


Baca Juga :
- Wacana Aturan Baru Liga 2 Wajib Memainkan Pemain Muda di Setiap Laga
- Protokol Bus Pemain dan Ruang Ganti Tim Liga 1 dan Liga 2


1. Zhang Nan/Zhao Yunlei (Cina), Head to Head: 6-13

Zhang Nan/Zhao Yunlei adalah lawan terberat yang pernah dihadapi Tontowi Ahmad sepanjang kariernya. Owi/Butet kalah 6-13 dalam hal rekor pertemuan kontra wakil Cina itu.

Pada pertemuan terakhir, di Olimpiade Rio 2016, Owi/Butet sukses menang dengan skor 21-16, 21-15. Sebelumnya, mereka kalah di tangan Zhang/Zhao dalam 10 laga beruntun.

Tontowi Ahmad pun mengakui Zhang Nan/Zhao Yunlei sebagai ganda campuran terbaik sepanjang masa. Bagi pria 32 tahun ini, mereka kompak dan punya kemampuan komplet.

“Mereka itu bertahan bagus, menyerang bagus, punya ketenangan, pengalamannya juga enggak perlu ditanya. Susah banget lawan mereka,” pria 32 tahun ini mengungkapkan.

 

2. Xu Chen/Ma Jin (Cina), Head to Head: 9-10

Ganda campuran Cina lain, Xu Chen/Ma Jin, menjadi lawan tersulit kedua bagi Owi. Dalam lima pertemuan terakhir, Owi/Butet memang mampu memenangi empat laga di antaranya.

Namun dari rekor head to head, mereka masih kalah. Dari 19 pertemuan, Xu/Ma unggul tipis 10-9. “Xu Chen/Ma Jin ini juga keren. Mereka saling menutupi kelemahan masing-masing.”

 

3. Joachim Fischer Nielsen/Christina Perdersen (Denmark), Head to Head: 4-6

Selama berpasangan dengan Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad 10 kali menghadapi Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen.

Meskipun Tontowi/Liliyana jauh lebih berprestasi, nyatanya, mereka juga kalah head to head dari pasangan Denmark tersebut.

Pertemuan terakhir kedua pasangan ini terjadi pada babak penyisihan grup BWF Super Series Finals 2016. Kala itu, Owi/Butet kalah 8-21, 6-11 (retired/mengundurkan diri).

 

4. Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Cina), Head to Head: 1-4

Ganda campuran nomor satu dunia, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, juga masuk dalam daftar rival terberat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Dari lima pertemuan yang terjadi, Owi/Butet hanya mampu memetik satu kemenangan yang terjadi pada babak semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2018.

Kala itu, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses memenangi pertandingan secara straight game, 21-11, 21-13.

 

5. Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia), Head to Head: 11-1

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sangat dominan atas pasangan Malaysia ini. Dari 12 pertemuan yang terjadi, mereka mampu 11 kali mengatasi Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Dari 11 kemenangan tersebut, yang paling bersejarah tentu saja dibukukan Tontowi/Liliyana pada laga final Olimpiade 2016. Mereka menundukkan Chan/Goh dengan skor 21-14, 21-12.

Meski begitu, Tontowi Ahmad menganggap Chan Peng Soon/Goh Liu Ying bukan lawan yang mudah. Sebab, Owi/Butet cukup sering dipaksa bermain rubber game (empat kali).

“Jangan sepelekan Chan/Goh. Mereka bagus dan masih muda. Cepat juga. Serangannya sangat mematikan,” Tontowi Ahmad membeberkan.*KRISNA DANESHWARA/04

 

R
Penulis
Rizki Haerullah