news
UMUM
Kas Hartadi Ngabuburit Sekaligus Reuni dengan Mantan Pemain Arseto dan Persis Solo di Lapangan Hijau
16 May 2020 11:20 WIB
berita
Mantan pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi melepas kerinduan ke lapangan sepak bola setelah dua bulan di Kota Solo -- TopSkor.id/Sri Nugroho
SOLO -- Wajah semringah terpancar dari sosok Kas Hartadi. Pelatih yang pernah mengantarkan Sriwijaya FC juara Liga Indonesia 2011-2012 itu akhirnya dapat kembali bermain sepak bola di lapangan setelah berhenti sekitar dua bulan akibat pandemi virus corona atau covid-19.

Kas Hartadi sendiri memang cukup rutin bermain sepak bola bersama rekan-rekannya di Kota Solo. Dan pada Jumat (15/5/2020) sore, TopSkor.id menemuinya saat bermain sepak bola di sebuah lapangan di Kota Solo.




Baca Juga :
- PT LIB Buka Kemungkinan Liga 1 dan Liga 2 Musim Ini Disetop dan Diganti Musim Baru, 2020/21
- Keren! LaLiga Bantu Percepatan Penelitian Covid-19 dengan ‘Superkomputer’


“Alhamdulillah, akhirnya setelah dua bulan, kita bisa kembali menginjakkan kaki di rumput lapangan. Rasanya luar biasa kangen bermain bola. Sambil ngabuburit bisa bersilaturahmi dengan rekan-rekan mantan pemain Arseto Solo atau Persis Solo juga,” kata Kas Hartadi.

Dia menyebutkan, memang ada beberapa mantan pemain yang juga ikut dalam game. Antara lain mantan striker Persis Solo, Totok Supriyanto hingga juga legenda hidup Persis Solo, Hong Widodo.


Baca Juga :
- Klub-klub Liga 1 Tidak Tahu soal Penunjukan Sudjarno sebagai Plt Dirut PT LIB
- Ini Permintaan PSS Sleman jika Kompetisi Kembali Digulirkan


Pada sesi sebelumnya, dia menyebut juga sempat hadir legenda Arseto Solo, Nasrul Koto. Tampak pula putra pertama Kas Hartadi, King Eric Cantona yang ikut bergabung dalam game sesi kedua. Juga terlihat gelandang Persebaya Surabaya, Bayu Nugroho.

Ternyata, sebelum bisa menggelar game yang dilakukan di lapangan yang terletak di pusat Kota Solo itu, sudah lebih dulu dijalani proses perizinan karena saat ini terkait momen wabah corona.

Pengurus klub lokal Solo, AD Batik bernama Narjit mengatakan jika proses perizinan sudah lebih dulu dilakukan mulai ke kelurahan hingga ke Polsek. “Kita terapkan protokoler kesehatan seperti masuk kawasan lapangan harus cuci tangan di tempat yang sudah kita sediakan. Juga di cek lebih dulu suhu badannya dengan thermo gun,” kata Narjit.

Selain itu, sebelum azan Magrib, permainan juga disebutnya harus disudahi. “Yang pasti kita harus tetap jaga jarak atau physical distancing,” kata dia lagi.*04

 

 

news
Penulis
Sri Nugroho
Penulis adalah penggila sepak bola nasional dan seorang Milanisti. Fotografi dan dunia olahraga menjadi teman keseharian. Penulis juga pecinta kucing dan ikan koi.