news
LIGA 2
Manajer Sriwijaya FC Gadaikan Rumah Rp1,5 Miliar Untuk Bayar DP Pemain
13 May 2020 22:01 WIB
berita
Hendri Zainuddin, Manajer Sriwijaya FC / topskor / agustian pratama
PALEMBANG - Tidak ada cara lain untuk memenuhi kewajiban kepada pemain dan pelatih, Manajer Sriwijaya FC (SFC) Hendri Zainuddin terpaksa menggadaikan rumahnya senilai Rp1,5 miliar, untuk membayar uang muka / Down Payment (DP) pemain dan pelatih.

"Ya, benar kami terpaksa melakukan hal ini, sekarang  prosesnya sudah  di Bank SumselBabel," Hendri mengungkapkan, Rabu (13/5/2020). 

Jika dana gadai rumah dari Bank SumselBabel  sudah cair, manajemen segera menunaikan kewajiban kepada pemain dan pelatih. Untuk itulah, ia berharap pemain dan pelatih maklum dan tidak perlu khawatir karena SFC tetap akan menunaikan DP tersebut. 




Baca Juga :
- New Normal, Klub-klub Sumatra Siap Lanjutkan Kompetisi meskipun dengan Protokoler Ketat
- Lebaran Tahun Ini, Luis Figo dan Franz Beckenbauer Tak Mudik ke Blora


"Kami targetkan  sebelum hari raya Lebaran Idul Fitri  nanti, urusan DP pemain dan pelatih ini sudah terselesaikan," ia menuturkan.

Hendri yang merupakan pengusaha asal Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumsel ini  menjelaskan, manajemen sudah mencari kemana-mana untuk dana talangan sekitar Rp1,5 miliar guna membayar  DP  pemain dan pelatih, namun karena jumlahnya cukup besar ditambah musim wabah corona, tidak mudah mendapatkannya.


Baca Juga :
- Tiga Pemain Tiga Naga Ini Sepakat, Sriwijaya FC Lawan Terberat Grup Barat
- Ultah ke 15, Sriwijaya Mania Berdoa Lebih Kompak dan Corona Mereda


"Itulah opsi terakhir yang kami lakukan, saya sudah komunikasikan hal ini kepada pak Asfan Fikri Sanaf, Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (yang menaungi SFC)," ucap manajer  kelahiran Palembang, 4 Desember 1973  ini.

Aksi gadai rumah yang dilakukan  pihaknya,  karena sponsor-sponsor SFC  mulai dari PT Bukit Asam, PT Pusri, Bank SumselBabel dan yang lainnya, tidak bisa berbuat apa-apa akibat pandemi covid-19.  "Apalagi kalau tidak ada kepastian kompetisi, maka sponsor tidak mungkin akan mencairkan uang," ujar dia.

Jika memang ada pengumuman kompetisi tidak digulirkan  lagi, maka SFC juga dengan terpaksa tidak lagi menggaji  pemain untuk bulan Juli mendatang. Namun, meski tidak digaji   status  pemain  tetap menjadi pemain SFC.  

Menurutnya, semua pihak harus paham dengan kondisi pandemi virus corona seperti saat ini, musibah ini tidak ada yang menghendaki dan  harus disikapi dengan dewasa dan tetap berdoa agar wabah Covid-19 dapat reda . agustian pratama

news
Penulis
Agustian Pratama
Social Media Twitter/Facebook/Instagram/Youtube just search = Agoes TopSkor