news
LIGA 2
Sriwijaya FC Berencana Setop Gaji Pemain Mulai Juli
09 May 2020 17:02 WIB
berita
Hendri Zainuddin, Manajer Sriwijaya FC -Topskor/dok pribadi
PALEMBANG - Status kompetisi Liga 2 2020 belum diputuskan, manajemen Sriwijaya FC (SFC) sudah berencana  menyetop gaji pemain pada Juli nanti, jika kompetisi dihentikan. Karena sponsor SFC sudah tidak bisa berbuat apa-apa dalam kondisi wabah corona seperti saat ini.

Manajer SFC  Hendri Zainuddin mengatakan, berdasarkan Surat Edaran PSSI sebelumnya, tim diwajibkan menggaji pemain sampai Juni dengan maksimal 25 persen dari gaji semula, sementara mulai Juli  dipastikan tidak ada pencairan uang dari sponsor SFC. 




Baca Juga :
- PT LIB Buka Kemungkinan Liga 1 dan Liga 2 Musim Ini Disetop dan Diganti Musim Baru, 2020/21
- Ini Permintaan PSS Sleman jika Kompetisi Kembali Digulirkan


Karena sponsor SFC  PT Bukit Asam, PT Pusri, Bank SumselBabel dan yang lain, akibat pandemi Covid-19  tidak bisa berbuat apa-apa. Tentunya secara otomatis SFC akan menyetop gaji.  

"Kalau memang ada pengumuman kompetisi digulirkan  kami segera lakukan rapat, tapi kalau  kompetisi kita tidak ada, tidak ada gaji lagi untuk pemain," kata Hendri, Sabtu (9/5).


Baca Juga :
- Frendi Saputra, Pelempar Roket Milik Mahesa Jenar
- Alasan Barito Putera Tegas Minta Liga 1 Tidak Dilanjutkan


Hendri menjelaskan, terkait sponsor ini sampai saat ini SFC masih  berusaha  meyakinkan  beberapa sponsor, agar tetap komitmen dengan SFC dan tetap berharap  kompetisi akan digelar tahun ini. 

"Kalau tidak ada kepastian kompetisi, sponsor tidak mungkin akan mencairkan uang," katanya.

Meski tidak digaji berdasarkan permintaan tim-tim Liga 1 maupun Liga 2, status  pemain yang ada diklub saat ini tetap menjadi pemain klub tersebut.

Ia berharap pemain dan pelatih tidak perlu khawatir akan komitmen SFC terhadap pemain. SFC tetap akan pertahankan posisi masing-masing meski kompetisi dihentikan.

Menurutnya, semua pihak harus maklum dengan kondisi pandemi virus corona seperti saat ini, musibah ini tidak ada yang menghendaki. Maka harus disikapi dengan dewasa dan tetap berdoa agar wabah Covid-19 dapat reda di bulan Mei dan kompetisi dapat digulirkan lagi. 

"Semua pasti ada hikmahnya, kita tunggu saja bagaimana pengumuman PSSI dan juga apa regulasi yang akan dikeluarkan PSSI," ujar dia.* Agustian Pratama

news
Penulis
Agustian Pratama
Social Media Twitter/Facebook/Instagram/Youtube just search = Agoes TopSkor