news
LIGA 1
Medali Emas SEA Games 1991 Prestasi Terbaik Herrie Setyawan bersama Timnas Indonesia
23 April 2020 14:15 WIB
berita
Herrie Setyawan (kanan) bersama Ferdinand Sinaga/Foto Koleksi Herrie Setyawan
BANDUNG - Punya cita-cita jangan tanggung-tanggung. Harus setinggi-tingginya, biar tidak disebut lemah.

Itulah prinsip yang dipegang Herrie Setyawan. Jauh-jauh dari Cirebon, dia tidak puas hanya mendarat di Bandung bersama klub Bandung Raya di era Galatama pada 1987-88.




Baca Juga :
- Pasrah! Geoffrey Castillion Tak Ingin Mundur dari Persib Bandung
- Peraturan PSSI Terkait Gaji Pemain Liga 1 dan Liga 2 Berpotensi Memicu Masalah


"Dari kecil saya ingin jadi pemain nasional. Jawaban itu tidak pernah berubah, siapapun yang bertanya jawabnya itu-itu aja," kata Herrie, mantan asisten pelatih Persib Bandung itu.

Maka, ketika ada kesempatan manggung bersama Pelita Jaya, Herrie tidak berpikir panjang lagi. Tawaran itu langsung disambutnya.


Baca Juga :
- PT PBB Belum Jadwalkan Pertemuan Susulan dengan Jajaran Tim Persib
- Luis Edmundo Sempat Kesulitan di Indonesia Sebelum Menjadi Legenda Persita


Dan bergabunglah Jose, sapaan akrabnya dengan klub milik Nirwan Dermawan Bakrie tersebut. Jose bukan melihat hebatnya pamor dan reputasi Pelita saat itu.

"Tapi karena impian jadi pemain nasional. Karena saya percaya, bergabung dengan klub apa saja, asalkan di Jakarta, pasti dekat ke kursi timnas," ucap Jose pada Topskor.id, Kamis (23/4).

Dan mimpinya terkabul. Bersama Pelita Jaya, pria kelahiran Makassar, 9 Maret 1969 itu, bisa wara-wiri dengan bendera timnas Indonesia.

Jose menggunakan seragam timnas sejak 1988-1994. Event yang diikutinya banyak mulai SEA Games (1989, 1991, dan1993), Pra Piala Dunia (1990), Penyisihan Piala Asia (1991), serta Piala Kemerdekaan(1991-1994).

"Sebelumnya bersama timnas junior ikut di Piala Coca Cola. Itu ajang penyisihan Kejuaraan Piala Dunia junior," ucap Jose. 

"Jadi lengkaplah dari junior sampai senior menyandang status pemain timnas. Pas banget dengan cita-cita yang diperjuangkan sejak bocah dahulu," pemain yang mengawali karier profesionalnya di usia 18 itu menambahkan.

Soal prestasi terbaik di timnas, Jose mengaku SEA Games 1991 di Filipina adalah momentum terbaiknya. Pasalnya di sanalah dia dikalungi medali emas.

"Di event SEA Games medali sepak bola kan tinggi banget gengsinya. Meski cuma dihitung satu medali di klasemen perolehan medali, tapi selalu jadi buah bibir publik sepak bola nasional," Jose bercerita.

Medali emas SEA Games Filipina itu juga, buat Jose adalah pembuktian bahwa dia bisa memperbaiki kesalahan yang pernah dibuatnya bersama timnas. Sebelumnya di SEA Games 1989 Malaysia dia diganjar kartu merah saat bentrok dengan Singapura.

"Malunya minta ampun. Itu kartu merah satu-satunya yang pernah saya kantongi selama menjadi pemain timnas Indonesia," ujar Jose.

"Sudah begitu, Indonesia juga gagal pertahankan gelar juara. Kita cuma kebagian medali perunggu. Apes memang," mantan pemain PKT menuntaskan ceritanya.*04

 

news
Penulis
Dani Wihara
tukang tulas tulis persib bandung