news
LIGA 1
Persib Siap Revisi Kontrak Pelatih, Pemain, dan Ofisial
06 April 2020 19:59 WIB
berita
Teddy Tjahjono, Direktur Operasional PT PBB/Foto : Arief Nugraha K
BANDUNG – PT Persib Bandung Bermartabat (PBB)  siap merevisi atau mengubah kontrak kerja terhadap pelatih, pemain, beserta ofisial, menyusul dihentikannya kompetisi Liga 1 2020 akibat merebaknya virus vorona.

Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono ketika dihubungi Topskor.id menyebutkan, pihaknya akan menindaklanjuti Surat Keputusan (SK) PSSI beberapa waktu lalu. “Iya, mengenai hal itu sudah kami bahas,” kata Teddy, Senin (06/04/2020).




Baca Juga :
- Kompetisi Dipaksakan dengan Mengubah Format Wilayah Bisa Menurunkan Grade Liga 1 di AFC
- PSIS Usulkan Liga 1 2020 Diganti Home Tournament


Seperti diketahui, SK PSSI Nomor 48/SKEP/III/2020 berisi tentang Kompetisi Liga 1 dan 2 2020 dalam status keadaan tertentu darurat bencana virus corona. SK tersebut intinya ada tiga poin.

Pertama,  PSSI menetapkan bulan Maret, April, Mei  dan Juni  2020 adalah status keadaan tertentu darurat  bencana terkait persebaran Covid-19 di Indonesia. Maka status ini disebut keadaan kahar (force majeure).


Baca Juga :
- Tembus 105 Laga, I Made Wirawan Jadi Kiper Yang Paling Banyak Tampil bersama Persib
- Transformasi Ardi Idrus, dari Pemain Kampung Jadi Bintang Persib


Kedua, berdasarkan ayat pertama, klub peserta Liga 1 dan 2 dapat melakukan perubahan kontrak kerja yang telah ditandatangani atau disepakati. 

Yakni antara klub dan pemain, pelatih, beserta ofisial atas kewajiban pembayaran gaji bulan Maret, April, Mei, dan Juni 2020. Pembayaran gaji maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera dalam kontrak kerja.

Lalu poin ketiga, PSSI memutuskan penundaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai 29 Mei 2020. Keputusan tersebut juga diambil PSSI dengan mempertimbangkan  arahan pemerintah Presiden RI yang menetapkan perpanjangan status keadaan darurat.

Juga, berdasarkan saran dari  Exco PSSI, PT Liga Indonesia, klub-klub Liga1 dan Liga 2. Terkait SK PSSI itu, PT PBB selaku manajemen Persib tidak berkomentar banyak.

Namun yang pasti kata Teddy, pihaknya harus mematuhi yang telah diputuskan federasi sebagai induk tertinggi sepakbola di Tanah Air. “Kami akan ikuti SK dari PSSI  itu,” ujarnya.*05

A
Penulis
Arief N K